oleh

Segera Disosialisasikan, Menhub Terbitkan Aturan Keselamatan Pesepeda

Mitrapost.com Bersepeda sekarang ini menjadi olahraga yang digandrungi oleh masyarakat dari kalangan sosial dan usia. Melengkapi tata tertib ini Menteri Perhubungan (Menhub) menerbitkan peraturan tentang keselamatan pesepeda di jalan.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 59 Tahun 2020 Tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan.

Peraturan ini sudah ditetapkan pada 14 Agustus dan diundangkan pada 25 Agustus 2020 lalu. Peraturan ini sudah diterbitkan untuk mewujudkan tertib berlalu lintas dan menjamin keselamatan pengguna sepeda di jalan.

Aturan pesepeda akan disampaikan dalam konferensi pers hari ini, Jumat (18/9/2020).

Mengutip salinan Permenhub tersebut, pada Bab II Pasal 2 disebutkan sepeda yang beroperasi di jalan harus memenuhi persyaratan keselamatan.

Persyaratan keselamatan bagi pesepeda

 

  1. Spakbor
  2. Bel
  3. Sistem rem
  4. Lampu
  5. Alat pemantul cahaya berwarna merah
  6. Alat pemantul cahaya roda berwarna putih atau kuning, dan
  7. Pedal

Selain kelengkapan alat penunjang keselamatan yang wajib dilengkapi, sepeda yang dioperasikan di jalan juga harus berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Baca juga: Hartopo Khawatirkan Pesepeda Jadi Kluster Baru Covid-19 di Kudus

Ketentuan kelengkapan tersebut kemudian dijabarkan dalam Pasal 3, berikut rinciannya:

  • Spakbor yang dimaksud adalah mampu mengurangi percikan air ke arah belakang dan memiliki lebar paling sedikit sama dengan telapak ban.
  • Bel berfungsi menghasilkan bunyi, baik bersumber dari listrik maupun getaran.
  • Sistem rem merupakan rangkaian untuk memperlambat dan menghentikan laju sepeda.
  • Rem paling sedikit dipasang pada roda penggerak sepeda sesuai besarnya beban.
  • Lampu yang dimaksud adalah alat memancarkan cahaya yang dipasang secara permanen maupun sementara di bagian belakang dan depan sepeda.
  • Alat pemantul cahaya berwarna merah dipasang di antara rak bagasi dan spakbor pada ketinggian 35 cm sampai 90 cm di atas permukaan jalan atau di bawah sadel.
  • Alat pemantul cahaya roda berwarna putih atau kuning dipasang di jari-jari sepeda pada kedua sisi roda.
  • Pedal digunakan sebagai alat kayuh untuk menggerakan laju sepeda.
  • Pedal harus dilengkapi alat pemantul cahaya berwarna merah atau kuning pada bagian atas dan bawah permukaannya. (fp)

Baca juga: 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Aturan Menteri Terbit, Ini Kelengkapan yang Harus Dipenuhi pada Sepeda“.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed