Mitrapost.com – Cuaca di wilayah di Kabupaten Pati pada Senin (20/7/2026) esok hari diprediksi berawan. Meski demikian, masyarakat Bumi Mina Tani diminta waspada dengan potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Cuaca berawan diprediksi terjadi di seluruh kecamatan, di antaranya Kecamatan Pucakwangi, Jakenan, Pati, Winong, Gabus, Jaken, Gembong, Tlogowungu, Wedarijaksa, Margoyoso, Tayu, Dukuhseti, Trangkil, Sukolilo, Kayen, Tambakromo, Batangan, Juwana, Margorejo, Gunungwungkal, dan Cluwak.
Suhu di Pati esok hari berada dikisaran 22°C hingga 32°C, sedangkan kelembapannya di antara 50 persen hingga 93 persen atau termasuk kelembapan tinggi. Jaga lingkungan tetap bersih dan kering untuk menghindari pertumbuhan jamur dan bakteri.
Menurut perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca berawan diprediksi terjadi sejak dini hari hingga malam hari. Sementara, potensi hujan diperkirakan relatif kecil, yakni pada dini hari saja.
Sementara itu, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan musim kemarau terasa lebih kering. Pertama, curah hujan berada di bawah normal memasuki bulan Juli 2026. Selain itu, angin muson timur yang udaranya lebih kering lebih dominan. Angin yang bertiup dari Australia ini membuat pembentukan awan hujan menjadi lebih sulit.
Faktor lainnya, tutupan awan membuat sinar matahari lebih intens pada siang hari, sehingga penguapan air berlangsung lebih cepat. Hal ini mengakibatkan tanah, sawah, dan air di waduk lebih cepat mengering. Fenomena seperti El Nino turut berkontribusi pada cuaca di Pati.
Hindari paparan sinar matahari langsung pada pukul 10.00-15.00 WIB. Sementara, bagi orang yang berakitivitas di luar ruangan, gunakan pelindung diri seperti topi, payung, atau tabir surya. Petani disarankan memanfaatkan cuaca cerah untuk penjemuran hasil panen, namun tetap bijak dalam penggunaan air irigasi. (*)

Redaksi Mitrapost.com






