Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada penutupan perdagangan sesi pertama hari ini, Senin (20/07/2026), sebesar 0,86% atau 53,38 poin ke level 6.228,91, didorong oleh mayoritas sektor dengan nilai transaksi mencapai Rp8,2 triliun.
Untuk perdagangan Selasa, 21 Juli 2026, peluang penguatan masih terbuka, namun pergerakan diperkirakan tetap selektif dengan fokus pada emiten yang memiliki katalis fundamental maupun momentum sektoral yang kuat.
BBRI – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Menjelang musim publikasi laporan keuangan semester I, saham perbankan besar seperti BBRI umumnya menjadi tujuan utama aliran dana karena menawarkan likuiditas tinggi dan fundamental yang relatif solid, terlihat dari penutupan perdagangannya di angka Rp3.050.
Apabila sentimen positif terhadap sektor keuangan berlanjut, BBRI yang menjadi salah satu penggerak utama IHSG memiliki peluang mempertahankan momentum kenaikannya dengan kisaran Rp3.111 — Rp3.202.
PGAS – PT Perusahaan Gas Negara Tbk
Diketahui, PGAS layak dicermati karena sektor energi menjadi sektor dengan penguatan paling menonjol pada sesi pertama perdagangan, terlihat dari penutupan perdagangannya di angka Rp1.510.
Saham ini juga cenderung aktif ketika terjadi rotasi dana menuju emiten energi berkapitalisasi besar. Posisi perusahaan sebagai pemain utama distribusi gas nasional membuatnya sensitif terhadap meningkatnya minat investor pada sektor energi, dengan prediksi kisaran Rp1.540 — Rp1.585.
RAJA – PT Rukun Raharja Tbk
Diketahui, saham RAJA memiliki peluang melanjutkan pergerakan positif karena bergerak pada bisnis infrastruktur gas yang masih memperoleh perhatian pasar, terlihat dari penutupan perdagangannya di angka Rp870.
Karakter saham ini tercatat cukup responsif terhadap peningkatan volume transaksi. Selama momentum sektor tetap terjaga, RAJA berpotensi menjadi salah satu saham energi yang bergerak lebih aktif dibanding rata-rata pasar, dengan kisaran Rp896 — Rp931.
ELSA – PT Elnusa Tbk
Diketahui, ELSA tercatat menarik dipantau karena aktivitas jasa penunjang migas memperoleh manfaat dari stabilnya prospek investasi sektor energi domestik, terlihat dari penutupan perdagangannya di angka Rp655.
Likuiditas perdagangan yang baik serta keterkaitannya dengan belanja eksplorasi dan produksi migas menjadikan saham ini berpotensi mempertahankan momentum apabila sektor energi tetap menjadi pemimpin penguatan, dengan kisaran Rp668 — Rp694.
RANS – PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk
Sebagai perusahaan media dan hiburan yang mengelola ekosistem konten digital, IP, event, dan bisnis pendukung, RANS memiliki daya tarik karena model bisnisnya berbeda dengan emiten media konvensional, terlihat dari penutupan perdagangannya di angka Rp244.
Pada perdagangan jangka pendek, saham IPO baru umumnya memperoleh perhatian tinggi dari pelaku pasar karena likuiditas dan volume transaksi yang meningkat, terutama jika sentimen pasar secara keseluruhan sedang positif.
Namun, karena masih berada pada fase awal pencatatan, volatilitas saham ini juga cenderung lebih tinggi dibanding emiten yang telah lama tercatat. Oleh sebab itu, peluang pergerakan signifikan tetap ada, dengan kisaran Rp251 — Rp261. (*)
Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Redaksi Mitrapost.com
