Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat (31/7/2026) dibuka menguat 0,54 persen ke level 6.219.
Volatilitas pasar masih menjadi peluang menarik bagi trader harian. Dengan pergerakan intraday yang dinamis, berikut lima saham yang layak masuk radar untuk strategi scalping hari ini.
- TPIA — PT Chandra Asri Pacific Tbk
Saham ini merupakan saham blue chip sektor petrokimia dengan likuiditas tinggi dan karakter high beta. Pergerakan harga cenderung aktif saat terjadi rotasi dana ke sektor industri dasar dan energi.
Peluang technical rebound maupun breakout intraday cukup besar ketika volume perdagangan meningkat. Sehingga cocok untuk trader yang memburu momentum pada saham berkapitalisasi besar.
- CUAN — PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk
Saham ini memiliki volatilitas tinggi sehingga sering menjadi incaran trader momentum. Sensitif terhadap sentimen sektor energi, batu bara, dan pertambangan. Volume transaksi yang aktif membuka peluang pergerakan harga yang cepat dalam satu sesi perdagangan. Sehingga menarik bagi trader agresif yang mencari peluang intraday.
- BUVA — PT Bukit Uluwatu Villa Tbk
Saham sektor pariwisata dengan kapitalisasi menengah yang kerap mengalami lonjakan volatilitas. Pergerakan harga cukup responsif terhadap peningkatan volume dan sentimen sektor pariwisata.
Berpotensi memberikan peluang technical rebound setelah fase konsolidasi. Sehingga cocok untuk trader yang memburu saham second liner dengan momentum tinggi.
- UNTR — PT United Tractors Tbk
UNTR merupakan saham blue chip sektor alat berat, pertambangan, dan energi dengan likuiditas tinggi. Pergerakan harga dipengaruhi sentimen komoditas seperti batu bara, emas, dan nikel.
Saham ini sering mengalami pergerakan intraday yang menarik ketika terjadi rotasi dana ke sektor komoditas. Sehingga menarik untuk trader yang mengutamakan likuiditas dan stabilitas.
- BREN — PT Barito Renewables Energy Tbk
Saham ini merupakan salah satu saham sektor energi yang memiliki volatilitas tinggi dan aktif diperdagangkan.
Saham ini sensitif terhadap sentimen sektor energi dan aksi investor institusi. Peningkatan volume transaksi dapat memicu peluang breakout maupun technical rebound. Sehingga cocok untuk trader momentum yang memanfaatkan pergerakan harga cepat. (*)

Redaksi Mitrapost.com




