Mitrapost.com – Santri di Karawang, Jawa Barat, inisial AM (17), diduga dianiaya buntut tudingan sebagai pelaku begal. Ia dihakimi warga dan disiram air panas hingga mengalami luka parah di beberapa bagian tubuh.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Cilutung, Desa Kertamulya, Kecamatan Pedes. Awalnya, korban menghadiri haul di sebuah pondok pesantren. Namun, saat perjalanan pulang ke rumahnya, ia terjatuh.
“Saat perjalanan pulang korban, ketakutan melintasi jalanan yang gelap dan sepi, korban kemudian terjatuh dari sepeda motornya, dan kemudian berlari meninggalkan sepeda motornya,” ujar Kasi Humas Polresta Karawang Ipda Cep Wildan, Minggu (2/8/2026), dikutip CNN Indonesia.
Namun, saat berjalan, ia disangka sebagai pelaku begal oleh seorang warga yang berprofesi sebagai sekuriti. Akibat tudingan tersebut, AM mengalami kekerasan fisik, bahkan diduga disiram dengan air panas.
“Saat itu, korban diduga mengalami tindak pidana kekerasan fisik, dan diduga disiram air panas oleh terlapor yang saat ini masih dalam penyelidikan,” kata dia.
Saat ini, kasus tersebut masih diselidiki oleh pihak kepolisian. Akibat kejadian itu, AM mengalami luka bakar di bagian perut, tangan, dan kaki kanan. Korban kemudian dievakuasi ke RS Proklamasi Rengasdengklok pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. (*)

Redaksi Mitrapost.com


