Umur TPA Sukoharjo Pati Tinggal 5 Bulan, DLH Berencana Perpanjang Satu-Dua Tahun Lagi

Pati, Mitrapost.com – Usia teknis Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, bakal berakhir 5 bulan lagi. Hal itu akibat dari meningkatnya volume sampah di TPA tersebut.

Untuk diketahui, tahun 2025 lalu TPA Sukoharjo menampung 190 ton per hari. Sementara itu, tahun 2026 ini TPA Sukoharjo menampung 210 ton per hari. Ratusan ton sampah itu rata-rata berasal dari rumah tangga.

Kepala Bidang Kebersihan, Persampahan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati, Henri Setiawan menyampaikan bahwa pihaknya tengah memikirkan untuk perpanjangan usia teknis TPA Sukoharjo.

DLH Kabupaten Pati, lanjut dia, berencana melakukan perpanjangan usia teknis TPA Sukoharjo dengan durasi satu hingga dua tahun mendatang.

“Untuk usia teknisinya 2026. Walaupun nanti kita upayakan bagaimana caranya itu masih diperpanjang satu, dua tahun lagi,” ujar Henri.

Menurutnya, persoalan habisnya usia teknis TPA Sukoharjo itu, bukan hanya berada di lingkungan DLH Pati saja. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati diharapkan memberikan kebijakan persoalan sampah.

Dia mengaku telah mendapatkan solusi atas habisnya usia teknis TPA Sukoharjo tersebut. Rencananya bakal membuat Sanitary Landfill baru dengan skala kecil.

“Upaya DLH untuk perpanjangan usia, kita ingin membuat Sanitary Landfill baru, walaupun itu skala kecil yang penting untuk perpanjangan usia TPA,” tuturnya.

Meski telah ada solusi, Henri mengaku juga menjalin koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan provinsi untuk penanganan permasalahan sampah di Kabupaten Pati.

“Kita juga sudah berupaya dengan Pemerintah Pusat, provinsi untuk bagaimana caranya permasalahan pengolahan sampah ini bisa teratasi,” katanya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati