Pati, Mitrapost.com – Seiring dengan masuknya puncak musim kemarau, potensi perubahan cuaca di Kabupaten Pati pada Rabu, 12 Agustus 2026, umumnya diprediksi cerah secara menyeluruh tanpa ada peringatan dini terkait hujan lebat, khususnya di wilayah daratan.
Laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa potensi cuaca cerah di Kabupaten Pati berasal dari suhu udara yang berada pada rentang 21°C hingga 32 derajat Celcius. Sementara itu, kelembaban udaranya berkisar antara 54 hingga 88 persen.
Sejumlah wilayah di Kabupaten Pati yang berpotensi cerah meliputi Kecamatan Batangan, Dukuhseti, Gabus, Margoyoso, Kayen, Gunungwungkal, Cluwak, Tayu, Winong, Tambakromo, Pucakwangi, Jaken, Juwana, Jakenan, Pati, Gembong, Tlogowungu, Wedarijaksa, Margorejo, Sukolilo, serta Trangkil.
Kemudian, wilayah Provinsi Jawa Tengah berdasar pada informasi dari BMKG dilaporkan berada pada dominasi cuaca cerah berawan hingga berawan dalam periode puncak musim kemarau. Kemudian, potensi curah hujan tercatat berada di bawah normal.
Tidak ada status siaga atau awas akibat indikasi cuaca hujan lebat di wilayah Provinsi Jawa Tengah pada periode 12 Agustus 2026, lantaran lebih terkonsentrasi pada sejumlah daerah seperti Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sulawesi Tengah.
Sementara itu, sejumlah informasi yang menyebut terkait dengan adanya fenomena Gerhana Matahari Total pada tanggal tersebut diketahui tidak dapat dilakukan pengamatan secara langsung maupun tidak langsung dari wilayah Indonesia.
Pasalnya, jalur lintasan fenomena Gerhana Matahari Total tidak melewati Nusantara melainkan wilayah Eropa, Rusia Utara, Afrika Barat Laut, dan Amerika Utara, yang juga diketahui terjadi pada waktu malam hari. (*)

Redaksi Mitrapost.com






