Mitrpost.com – Seorang guru sekolah dasar (SD) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel), inisial SY (43), diduga melecehkan seorang mahasiswi yang akan kuliah kerja nyata (KKN). Modusnya, SY meminta korban melakukan tes urine di toilet sekolah.
Kasus ini pertama kali terungkap berdasarkan informasi dari salah satu siswi. Kejadian berawal saat lima mahasiswi KKN diminta melakukan tes urine di salah satu SD Negeri, Kecamatan Pattallassang, Takalar, pada Selasa (11/8/2026) sekira pukul 14.00 Wita.
Setelah korban keluar, ada seorang siswi mengatakan bahwa pelaku sering menyembunyikan ponsel untuk merekam orang yang sedang berada di dalam toilet.
“Korban mendapat informasi dari salah satu siswi dari sekolah tersebut bahwa terlapor biasanya menyembunyikan handphone untuk merekam orang yang berada di dalam toilet,” ungkap Wakil Direktur PPA dan PPO Polda Sulsel, AKBP Bagus Suryo Wibowo, Senin (17/8/2026), dikutip Detik.
Korban kemudian kembali ke dalam toilet untuk memeriksa, hingga akhirnya menemukan ponsel yang disembunyikan di tempat sampah. Menurut keterangannya, kamera ponsel tersebut dalam keadaan merekam.
“Setelah korban keluar dari toilet, korban langsung memeriksa toilet dan menemukan handphone dalam keadaan merekam video,” kata Bagus.
Kejadian itu dilaporkan ke Polres Takalar sambil membawa barang bukti berupa ponsel yang digunakan untuk merekam. Selain itu, tempat sampah yang dijadikan tempat untuk menyembunyikan barang bukti itu turut diamankan.
“Mengamankan barang bukti berupa handphone yang digunakan terlapor dan tempat sampah tempat disimpan handphone tersebut di dalam toilet,” jelas Bagus.
SY berhasil diamankan di Polres Takalar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut pada Rabu (12/8/2026).
“Sudah membuat laporan polisi. Kemudian mengamankan yang diduga pelaku di Polres Takalar,” ungkapnya. (*)

Redaksi Mitrapost.com

