Pati, Mitrapost.com – Rumput hingga tanaman di Alun-alun Simpang Lima tempak kering usai perayaan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 beberapa hari lalu. Terkait hal ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati memberikan tanggapan.
Kepala DLH Kabupaten Pati, Tulus Budiharjo, mengatakan pihaknya mulai rutin melakukan perawatan terhadap rumput dan titik-titik tanaman yang mengering di Alun-alun Simpang Lima Pati. Perawatan dilakukan dengan penyiraman menggunakan Mikroba untuk mempercepat pertumbuhan tanaman di area tersebut.
“Untuk pemeliharaan, tetap kita lakukan. Penyiraman dengan mikroba juga dilakukan mulai kemarin,” ujar Tulus kepada Mitrapost.com melalui sambungan telepon, Selasa (01/09/2026) siang.
Tulus tidak merinci luas area rumput dan tanaman yang mengering di Alun-alun Simpang Lima Pati. Selain faktor keramaian saat perayaan Hari Jadi Kabupaten Pati, dia menyebut mengeringnya rumput dan tanaman disebabkan karena kondisi cuaca.
“Ini kan tidak bisa dikategorikan karena kegiatan saja, ini kan kegiatan berulang-ulang dalam satu bulan. Kemudian kondisi cuaca juga. Makanya, ini kita intensifikasi untuk melakukan perawatan,” terang dia.
Dia bilang, sejak Senin (31/08/2026) lalu, DLH Kabupaten Pati sudah melakukan penyiraman secara intens. Penyiraman dengan sprinkler, kata dia, lebih diutamakan dilakukan di malam hari.
“Dilakukan setiap hari, kecuali ada penyiraman otomatis yang pakai sprinkler (menyemprot sendiri), utamanya pada malam hari,” lanjut dia.
Selain itu, DLH Kabupaten Pati mengerahkan dua truk tangki untuk melakukan penyiraman secara manual di Alun-alun Simpang Lima Pati.
“Kemudian kita tambah penyiraman manual dengan truk tangki. Per hari dua tangki dengan kapasitas 10 ribu liter. Masing-masing truk tangki 5 ribu,” tandasnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com

