Mitrapost.com – Gunung Sinabung yang berada di Sumatera Utara mengalami erupsi. Akibatnya sebanyak 15 penerbangan batal dan 14 tertunda karena Bandara Kualanamu terdampak.
Rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) – Bandara Internasional Kualanamu dan sebaliknya pun terganggu.
“Kondisi ini berpotensi menyebabkan penerbangan dari dan menuju Kualanamu mengalami keterlambatan (delay), pembatalan (cancel), hingga pengalihan penerbangan (divert),” ujar Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan dilansir dari Tempo.
Trafik penerbangan Bandara Soekarno-Hatta – Bandara Kualanamu dan sebaliknya tercatat 41 pergerakan penerbangan, yaitu 20 kedatangan (arrival) dan 21 keberangkatan (departure).
“Selain itu, terdapat 14 penerbangan yang mengalami keterlambatan (delay),” ujarnya.
Koordinasi dengan maskapai dan stakeholder dijalin untuk memantau kondisi penerbangan dan mengantisipasi dampak yang terjadi.
“Untuk kondisi saat ini, kami bersama maskapai dan stakeholder terkait terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Sinabung serta dampaknya terhadap operasional penerbangan,” ujarnya.
Ia pun mengimbau calon penumpang yang akan melakukan perjalanan dari atau menuju Kualanamu untuk terus memantau informasi terkini.
“Agar penumpang terus memantau informasi penerbangan melalui maskapai masing-masing. Kami akan terus memberikan pelayanan dan melakukan langkah-langkah antisipasi sesuai dengan perkembangan kondisi,” paparnya. (*)

Redaksi Mitrapost.com
