Duh! Air Waduk Gembong Diprediksi Habis Dua Minggu Lagi

Pati, Mitrapost.com Air waduk gembong di Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati diprediksikan habis dua minggu untuk pengairan lahan pertanian padi. Hal itu dikarenakan dampak dari musim kemarau ini.

Diketahui, air Waduk Gembong itu dipergunakan untuk menyuplai pertanian padi di puluhan desa yang tersebar di lima kecamatan di antaranya Margorejo, Pati, Tlogowungu, Wedarijaksa, dan Gembong.

Operator Waduk Gembong, Susanto mengatakan bahwa belum lama ini pihaknya telah menggelontorkan air 1.200 liter per detik untuk mengairi lahan pertanian di lima kecamatan tersebut.

“Ini untuk lima kecamatan. Kemarin sudah mulai pengeluaran 1.200 liter per detik. Terus ini yang paling banyak permintaan dari Kecamatan Margorejo,” kata Susanto.

Pada musim kemarau ini, volume air di Waduk Gembong tinggal 2,4 juta meter kubik atau diprediksikan akan habis dalam 2 minggu lagi untuk pengairan lahan pertanian padi. Volume itu turun drastis jika dibandingkan sebelumnya yaitu 9,5 juta meter kubik.

Susanto mengatakan bahwa kemungkinan Waduk Gembong akan mengering jika tidak turun hujan. Retakan juga berpotensi muncul jika tidak ada air yang menggenang.

“Pembasahan sendiri itu kita biasa menampung 500.000 meter kubik. Setelah itu tidak bisa didistribusi. Pembasahan itu digunakan supaya tubuh bendung sendiri tidak ada retakan atau dari bangunan ini sendiri itu lebih aman. Biar tidak ada retakan sama rembesan-rembesan,” ujarnya.

Lebih lanjut, penyusutan Waduk Gembong ini juga dinilai terparah sejak enam tahun terakhir. Menurut dia, penyusutan air waduk tahun ini nyaris sama pada tahun 2019 lalu.

“Tahun-tahun dulu juga pernah lebih parah lagi. Terakhir itu, yang lebih parah tahun 2018-2019,” tandas dia. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati