Mitrapost.com – Heboh dugaan pelecehan seksual di lingkungan sekolah Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar). Terkait hal ini, ribuan siswa menggelar demonstrasi agar kasus yang melibatkan oknum Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) itu segera diselidiki.
Demonstrasi dilakukan pada Senin (7/9/2026) di SMAN 1 Pamanukan. Menurut salah satu siswi, aksi pelecehan oleh Wakasek sekaligus guru inisial AT itu sudah berlangsung sejak lama. Berdasarkan penelusuran, ada sebanyak 15-20 yang yang menjadi korban.
Kepala SMAN 1 Pamanukan, Edi Kanedi, membenarkan adanya aksi demo tersebut. Terkait kasus dugaan pelecehan tersebut, awalnya hanya satu orang murid yang melapor. Setelah pihak sekolah melakukan penelusuran, beberapa siswa ikut mengaku mendapatkan perlakuan serupa.
“Awalnya ada satu murid yang melaporkan. Setelah diselidiki, ternyata korbannya banyak. Data sementara yang tercatat di BK ada sekitar 11 hingga 15 orang siswi,” kata Edi, Senin, dikutip Detik.
Saat ini, kasus tersebut telah dilaporkan ke polisi, kemudian dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Subang. Terduga pelaku juga turut diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
“Terduga pelaku sudah diamankan di Mapolres Subang dan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Unit PPA Polres Subang,” ujar Kanit PPA Polres Subang Aiptu Nenden Nurfatimah.
Sampai saat ini, petugas masih melakukan pendalaman. Pihaknya tidak menutup kemungkinan korban terus bertambah seiring jalannya penyelidikan. (*)

Redaksi Mitrapost.com



