Pati, Mitrapost.com – Seribu titik sumur bor di Kabupaten Pati, Jawa Tengah diusulkan oleh DPRD Pati ke Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Hal itu atas dasar bencana kekeringan di Kabupaten Pati semakin meluas.
Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Hardi. Ia menyebut seribu titik sumur bor itu akan disebar ke 21 Kecamatan.
“Kita kemarin itu mengusulkan banyak sekali, ada 1.000 titik sehingga nanti bisa agak merata, biar masyarakat ini nanti bisa mendapatkan air yang bersih dan layak,” ujar Hardi.
Namun, lanjut dia, pihaknya tetap memprioritaskan daerah di Kabupaten Pati yang sering terdampak oleh bencana kekeringan. Hal itu supaya masyarakat tetap bisa menikmati air bersih baik digunakan untuk minum hingga kebutuhan pertanian.
“Langkah-langkah dewan sudah kita usulkan lewat Menteri Pertanian sumur bor insyaallah mau dikasih oleh Pak Prabowo sehingga dari tempat-tempat yang rawan kekeringan ini nanti bisa mendapatkan air bersih, di samping untuk air minum, ini juga untuk kebutuhan pertanian,” kata dia.
Sekadar informasi, data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, 25 desa di 9 kecamatan mengalami kekeringan. Fenomena tersebut berdampak pada 3.057 kartu keluarga atau setara dengan 10.232 jiwa.
Sebelumnya, upaya penanganan bencana kekeringan ini, Pemkab Pati telah membahas mengenai Belanja Tak Terduga (BTT). Anggarannya diketahui mencapai Rp1,5 miliar. Anggaran itu diperuntukkan untuk memaksimalkan armada truk untuk droping bantuan air bersih. (*)

Wartawan Mitrapost.com






