Pati, Mitrapost.com – Tanah ambles di Dukuh Guyangan Desa Purworejo Kecamatan Pati membuat warga khawatir. Pasalnya, tanah ambles sedalam 1 meter itu berada di belakang rumah warga.
Kekhawatiran itu diungkapkan oleh salah seorang warga setempat, Sukarno. Dia mengatakan bahwa tanah ambles sepanjang 200 sampai 300 meter di belakang rumah itu terjadi sejak 15 hari yang lalu. Menurutnya, rentang waktu amblesnya tanah itu secara perlahan-lahan.
“Tanah ambles sejak 15 hari yang lalu. Setiap hari perlahan-lahan sampai sekarang, ini masih berjalan,” kata Sukarno ditemui di lokasi, Selasa (08/09/2026) siang.
Menurutnya penyebab tanah ambles itu dikarenakan keringnya Sungai Silugonggo Juwana sekitar 10 hari lalu. Hal itu pun memicu tanah ambles di belakang rumahnya. Ia menaruh harapan kepada pihak terkait untuk segera menangani tanah ambles ini.
“Karena habisnya di sungai. Kurang lebih sudah hampir 1 bulan, cuma yang kering ini kira-kira 10 harian,” ujar dia.
Selain tanah ambles, tanggul yang berada di lokasi tersebut juga menjadi miring dan retak-retak.
Menurutnya tanah ambles ini lebih parah dibandingkan tahun 2024 lalu. Di belakang rumahnya, tambah dia, hanya 20 sampai 30 centimeter dan kini mencapai 1 meter.
“Beda. Tanah ambles di tahun 2024 cuman sedikit 20 sentimeter sampai 30 sentimeter. Kalau ini parah,” terangnya.
Kepala Desa Purworejo, Duwi Sumaryono mengatakan atas kejadian itu pihaknya berharap pihak terkait segera melakukan penanganan. Pasalnya, masih ada potensi ambles tanah tersebut semakin parah.
“Apabila tidak segera dilakukan penanganan teknis, dikhawatirkan kondisi akan semakin parah, khususnya apabila terjadi perubahan debit sungai, hujan dengan intensitas tinggi atau tekanan gerusan air pada bagian bawah lokasi,” jelas Sumaryono. (*)

Wartawan Mitrapost.com
