Mitrapost.com – Indeks saham di Asia cenderung melemah kemarin, namun masih ada peluang kenaikan di beberapa sektor tertentu.
Beberapa sektor yang masih menarik di mata investor di antaranya energi, pertambangan, perbankan, hingga teknologi.
Berikut ini kami rangkum beberapa saham listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang potensial bullish esok hari!
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
Likuiditas dan kapitalisasi pasar AMMN tinggi, meski fundamentalnya tidak sekuat perusahaan besar lainnya. Kekuatan AMMN saat ini lebih banyak berasal dari momentum komoditas dan ekspektasi pertumbuhan, sehingga volatilitasnya tinggi. Secara teknikal, tren jangka menengah hingga panjang masih menunjukkan sinyal bullish.
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
Fundamental MDKA memiliki eksposur terhadap emas, tembaga, dan nikel. Selain itu, pengembangan sumber daya tembaga dan ekspansi bisnis emas memberikan katalis jangka menengah. Sementara, secara teknikal, tren harga jangka panjang masih bullish.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)
Fundamental BBRI menjadi yang terbaik di BEI dengan pertumbuhan laba 17,5% YoY dan pertumbuhan kredit 16,2%. Likuiditas saham juga sangat tinggi, sehingga spread-nya nyaman untuk trading. Tren harga jangka pendek hingga panjang masih menunjukkan Buy kuat. Ini menarik karena tingkat harga belum overbought.
PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
BUMI menarik untuk trading karena likuiditasnya termasuk tinggi dengan fundamental membaik. Ini cocok untuk trader momentum. Secara teknikal, tren harga menunjukkan sinyal Buy dan RSI belum naik ekstrem.
PT Bukit Asam Tbk (PTBA)
PTBA tetap menarik meskipun sudah mengalami kenaikan kuat sebelumnya. Fundamental PTBA masih mengalami pemulihan kuat. Likuiditas saham cukup tinggi dan jauh lebih stabil dibanding saham-saham small dan mid cap lainnya. PTBA diprediksi mengalami kenaikan 3 hingga 5% pada 11 September 2026 mendatang. (*)
Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Redaksi Mitrapost.com






