Pati, Mitrapost.com – Satu nelayan yang sempat dinyatakan hilang pasca kecelakaan di perairan Pecangaan, Kabupaten Pati, ditemukan meninggal dunia. Korban tewas tersebut diketahui bernama Haryanto (46).
Jasad korban ditemukan di pantai Dukuh Widengan, Desa Margomulyo, Kecamatan Tayu, pada Sabtu (19/9/2026) malam oleh seorang warga yang sedang mencari kepiting. Saksi, Wiwit (33) langsung melaporkan hal tersebut kepada warga dan pemerintah desa.
Setelah mendapatkan laporan, pihak kepolisian bersama Koramil Tayu dan relawan melakukan evakuasi terhadap jenazah menggunakan perahu nelayan. Setelah dievakuasi, jasad korban dibawa ke Puskesmas Tayu untuk dilakukan pemeriksaan.
Tidak ada tanda-tanda kekerasan, sehingga korban diduga meninggal karena tenggelam. Menurut perkiraan tim medis, korban telah meninggal sekitar empat hari sebelum ditemukan.
“Hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Korban diduga meninggal karena tenggelam,” kata Kapolsek Tayu AKP Aris Pristianto.
Pihak kepolisian kemudian berkoordinasi dengan keluarga dan pemerintah desa untuk proses penanganan selanjutnya. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut dan membuat surat pernyataan resmi.
Dengan adanya persetujuan pihak keluarga tersebut, jenazah selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Diberitakan sebelumnya, dua nelayan asal Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, tenggelam di perairan laut Pecangaan-Juwana pada Rabu (16/09/2026) pagi. Terkait kejadian tersebut, satu nelayan bernama Moin ditemukan meninggal dunia.
Korban lainnya bernama Haryanto diketahui merupakan warga Desa Sambiroto, Kecamatan Tayu. Saat kejadian, Haryanto berusaha menolong Moin yang lebih dulu terjatuh ke laut karena kakinya tersangkut jaring saat menangkap ikan. (*)

Redaksi Mitrapost.com





