Kondisi Masih Volatil, Saham Apa Saja yang Masih Potensial untuk Scalping?

Mitrapost.com – Kondisi pasar saham hari ini, Kamis (24/9/2026), masih volatile, sehingga masih ada peluang scalping. Meski demikian, trader perlu berhati-hati karena pergerakan belum agresif, bahkan cenderung melemah.

Suku bunga Bank Indonesia (BI) bertahan di tingkat 5,75% untuk menarik aliran modal asing. Namun, waspada aksi profit taking oleh investor asing akibat akibat tekanan nilai tukar rupiah. Fluktuasi harga komoditas global seperti minyak mentah juga berpengaruh pada sektor energi.

Sementara itu, berikut 5 saham listing Bursa Indonesia (BEI) yang berpotensi untuk scalping hari ini!

PT Astra International Tbk – ASII

ASII merupakan saham yang likuid dengan fundamental relatif solid. Namun, secara teknikal masih ada tekanan jual. Harga penutupan pada 23 September di level Rp4.750. Jangan buru-buru buy ketika harga masih di bawah Rp4.806. Buy saat harga menembus Rp4.820 dengan volume meningkat. Jika gagal melewati Rp4.820, lebih baik menunggu.

PT Wilton Makmur Indonesia Tbk – SQMI

SQMI sangat menarik untuk scalping karena pergerakan dan volume sangat besar. Secara teknikal, SQMI masih bearish. Harga mendekati oversold, sehingga ada potensi technical rebound, tetapi belum sinyal reversal. Buy saat harga menembus Rp98, kemudian targetkan antara Rp100-102 atau Rp105 jika momentum kuat. Hindari mengejar setelah lonjakan mendadak.

PT Wahana Inti Makmur Tbk – NASI

NASI memiliki karakteristik untuk scalping karena range hariannya ekstrem. Data teknikal sebelumnya menunjukkan konfigurasi bullish dengan momentum positif. Harga ditutup pada Rp274 pada perdagangan kemarin. Jangan membeli hanya karena harga turun, dan tunggu harga menembus Rp280-292 dengan kenaikan volume. Targetkan di angka Rp300-320, atau sell cepat jika gagal bertahan di Rp250-260.

PT Asri Karya Lestari Tbk – ASLI

ASLI juga sangat volatil. Pada 23 September, harga ditutup di level Rp414. Secara fundamental, ASLI masih mencatat rugi, sehingga daya tarik ASLI berasal dari volatilitas dan momentum. Buy saat breakout Rp428-448. Targetkan Rp440-460, atau Rp480 bila momentum berlanjut.

PT MNC Tourism Indonesia Tbk – KPIG

KPIG merupakan salah satu yang paling aktif. Pada 23 September, harga ditutup Rp55. Namun, momentum jangka pendek sekarang masih bearish. Buy saat harga menembus 58-60 dengan penambahan volume. Targetkan di level Tp62-65, lalu tetapkan cut loss bila tekanan jual meningkat. (*)

Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati