Mitrapost.com – Kondisi pasar pada Selasa (29/9/2026) diperkirakan bullish, namun belum terkonfirmasi. Hal ini dipengaruhi oleh faktor domestik, seperti pelemahan rupiah dan tekanan jual asing, serta faktor global seperti kenaikan suku bunga The Fed dan ketegangan geopolitik.
Sementara itu, bagi trader, tunggu 15-30 menit pertama untuk membaca arah pasar. Selain itu, pilih saham dengan likuiditas dan volume transaksi tinggi, serta tetapkan target profit dan jangan mengejar saham yang sudah melonjak tajam.
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)
Saham didukung eksposur terhadap batu bara dan bisnis energi. ADRO juga termasuk saham yang aktif diperdagangkan, sehingga potensial untuk trading esok hari. Sinyal teknikal bullish menunggu konfirmasi sebelum entry.
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)
Fundamental BBNI didukung dengan pertumbuhan kredit, net interest margin (NIM), kualitas kredit, dan biaya pencadangan. Saham perbankan besar umumnya memiliki likuiditas dan aktivitas transaksi yang tinggi. Sinyal teknikal memiliki indikasi jenuh jual, sehingga ada peluang technical rebound. Namun, tren belum terkonfirmasi.
Matahari Department Store (MDS) Retailing Tbk (LPPF)
Fundamentalnya ditopang margin usaha, arus kas, dan daya beli konsumen. Secara teknikal, ada perbaikan momentum jangka pendek. Harga LPPF dilaporkan telah kembali di atas rata-rata pergerakannya, tetapi nilai indikator terbaru belum terverifikasi.
PT Astra International Tbk (ASII)
Bisnisnya terdiversifikasi di otomotif, alat berat, jasa keuangan, dan agribisnis, sehingga fundamentalnya cukup kuat. ASII termasuk saham berkapitalisasi besar dengan aktivitas perdagangan yang relatif tinggi. Secara teknikal harga masih memiliki sinyal jual, dan perlu konfirmasi untuk pembalikan arah.
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
Fundamentalnya ditopang bisnis transmisi dan distribusi gas nasional. Likuiditasnya cukup tinggi, dan merupakan saham energi yang perlu dipantau esok hari. Secara teknikal, tunggu konfirmasi harga saat tren mulai naik, beserta momentum menguat. (*)
Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Redaksi Mitrapost.com






