Pati, Mitrapost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, Jawa Tengah menyatakan tidak ada warga di wilayahnya yang terkena penyakit rabies akibat gigitan dari hewan penular rabies. Dengan demikian, Pemkab Pati mencatat nol kasus rabies di Bumi Mina Tani.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati, Andi Hirawadi menyampaikan, dengan nol kasus rabies itu artinya Kabupaten Pati masih aman dari penyakit tersebut.
“Di Pati alhamdulillah aman. Jawa Tengah masih aman,” kata Andi kepada Mitrapost.com melalui sambungan telepon, belum lama ini.
Menurut dia, kasus rabies di Kabupaten Pati bisa nol berkat pencegahan yang dilakukan melalui vaksinasi bagi hewan penular rabies.
Kabupaten Pati, belum lama ini mendapatkan kuota 400 dosis vaksin rabies dari Provinsi Jawa Tengah. Langkah itu bertujuan untuk mencegah kasus rabies di Provinsi Jawa Tengah.
“Jadi vaksinasi ini bertujuan untuk mempertahankan Jawa Tengah yang bebas rabies,” ujar dia.
Ia menyebut, 400 dosis itu telah disuntikkan kepada hewan pembawa rabies diantaranya anjing, kucing, monyet dan musang.
Vaksinasi dilaksanakan salah satunya di UPTD Puskeswan Pati dengan sebanyak 120 dosis vaksin rabies. Kemudian pemberian 30 dosis vaksin rabies juga telah dilaksanakan di Alun-alun Kembang Joyo Pati. Vaksin itu diberikan secara gratis.
“Dilaksanakan pada tanggal 24 September di UPTD Puskeswan Pati itu kita alokasikan sebanyak 120 dosis, sudah terlaksana pada tanggal 24 September itu,” jelasnya.
“Dilanjut dengan pada acara Minggu pagi di Alun-alun Kembang Joyo itu ada 30 dosis pada 27 September,” lanjutnya.
Meskipun sebagian dosis telah diberikan, namun lima UPTD Puskeswan wilayah Kabupaten Pati masing-masing tetap mendapatkan alokasi 50 dosis. Namun kuota itu dipastikan berkurang mengingat masyarakat Kabupaten Pati mulai sadar terhadap penyakit rabies.
“Terakhir informasi ke saya sekitar 50-an, mungkin kalau sudah berkurang untuk melaksanakan pelayanan mereka di Puskeswan saya belum ada laporan,” pungkasnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com






