Pati, Mitrapost.com – Sebanyak tujuh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, ditutup sementara.
Penutupan sementara dapur SPPG di Pati itu berdasarkan surat keputusan Badan Gizi Nasional (BGN) Nomor 4814/D.TWS/10/2026. Dalam surat tersebut, nomor 1 memiliki bunyi di antaranya, yaitu;
“Keputusan Kepala Badan Gizi Nasional Nomor 63486 Tahun 2026 tentang petunjuk teknis pengenaan sanksi pada satuan pelayanan pemenuhan gizi,” bunyi surat tersebut.
“Nota Dinas Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran Nomor ND-153/06.01/X/2026 Tanggal 4 Oktober 2026 tentang permohonan penundaan pelayanan sementara hingga diterbitkannya SPS 2 bagi SPPG,” lanjut bunyi surat tersebut.
Ketua Satuan Tugas program Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Pati, Risma Ardhi Chandra mengatakan, penutupan sementara itu dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) langsung. Chandra tidak menjelaskan secara detail alasan penutupan sementara terhadap tujuh SPPG tersebut.
Akan tetapi, lanjut dia, dari ketujuh dapur SPPG itu salah satunya terkait dengan buntut kejadian luar biasa di Kabupaten Pati.
“Penutupan tujuh SPPG itu dari BGN. Ada beberapa surat dari BGN, saya barusan tadi dapat informasi dari Mbak Ros itu ada beberapa yang penutupan yang karena ada kejadian luar biasa dan yang lainnya,” kata Chandra ditemui di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Senin (05/10/2026).
Ditanya mengenai penutupan sementara dapur SPPG, dia menegaskan bukan atas rekomendasi dari Satgas MBG Pati.
“Bukan, itu dari BGN langsung,” ucap dia.
Adanya penutupan sementara itu, Chandra berpesan supaya pengelolaan dapur SPPG di wilayahnya untuk dilakukan dengan baik. Terlebih juga, lanjut dia, program itu untuk pemenuhan gizi kepada penerima manfaat di Kabupaten Pati.
“SPPG ini kan sudah di pasrahi sama negara untuk mengelola makanan untuk anak-anak kita, tolong dilaksanakan dengan baik, karena penerima manfaat ini diharapkan mendapatkan gizi yang seimbang, gizi yang baik tentunya untuk pembangunan yang berkepanjangan,” pungkasnya.
Dalam hal ini, di antara sejumlah daftar dapur SPPG yang ditutup sementara oleh BGN, meliputi:
SPPG Pati Cluwak Ngawen
SPPG Pati Gabus Wuwur
SPPG Pati Kayen Srikaton
SPPG Pati Margorejo Sokokulon
SPPG Pati Margoyoso Pohijo
SPPG Pati Pucakwangi Tegalwero
SPPG Pati Tambakromo Keben. (*)

Wartawan Mitrapost.com






