Mitrapost.com – Seorang dokter asal Bandung berinisial IS (37) diduga melakukan tindakan asusila berupa pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia 3,5 tahun.
Atas peristiwa itu, Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) berhasil melakukan penangkapan terhadap dokter tersebut di Bekasi pada Selasa (20/10/2026) dini hari, sekaligus mengamankan sejumlah barang bukti.
Dalam hal ini, di antara barang bukti yang berhasil diamankan, meliputi hasil laboratorium Pratama Elshadai dan Prodia, resume medis forensik Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Parahyangan, serta laporan pemeriksaan psikologis dari Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Jabar.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengatakan bahwa pelaku tersebut langsung digiring ke Markas Polda (Mapolda) Jabar setelah berhasil ditangkap.
“Pelaku ditangkap pada Rabu pukul 01.00 WIB di Apartemen Grandika Bekasi Tower C. Selanjutnya, tim membawa tersangka ke Mapolda Jabar dan tiba sekitar pukul 04.00 WIB untuk menjalani pemeriksaan,” jelas Hendra, dikutip dari Detik.
Diketahui, kasus tersebut mulai terungkap setelah ibu korban sekaligus istri pelaku mencurigai adanya perubahan sikap anaknya sejak bulan November 2025, seperti memperagakan gerakan yang tidak wajar hingga mengaku mendapatkan perlakuan tersebut dari sang ayah.
Menurut Hendra, ibu korban melalui pengakuannya menjelaskan bahwa aksi bejat tersebut mulai dilakukan di rumah orang tua pelaku yang ada di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada pertengahan tahun yang lalu.
“(Aksi dilakukan) Di rumah orang tua pelaku di Jalan Sukawarna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, sekitar Juli 2025,” ujarnya.
Sementara itu, korban saat ini sudah ditempatkan di rumah aman Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.
“Saat ini, korban telah dibawa ke RS Sartika Asih untuk menjalani Visum et Repertum dengan pendampingan tim psikolog. Untuk menjamin keamanan dan pemulihan trauma, korban kini ditempatkan di rumah aman milik Provinsi Jawa Barat,” katanya. (*)

Redaksi Mitrapost.com




