Pati, Mitrapost.com – Kasus bayi ditelantarkan kembali terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kini bayi yang ditelantarkan berjenis kelamin laki-laki.
Seorang bayi laki-laki itu ditemukan seorang warga Desa Maitan di garasinya. Selain itu, ada selembar kertas yang juga ditemukan di sebelah bayi tersebut. Kini, penemuan bayi itu menjadi viral di media sosial.
Salah satu akun Facebook yang mengunggah penemuan bayi laki-laki itu yakni Erna Ernest. Dalam postingan tersebut, Erna mengatakan telah ada penemuan bayi di Desa Maitan.
“Penemuan bayi di Desa Maitan. Ditemukan Mbak Latifah di Rumah Mbak Latifah dan disertai surat pesan dari orang tua,” tulis Erna Ernest dalam postingannya.
Kepala Desa Maitan, Padmo Dwi H menyampaikan, bayi itu ditemukan pada Senin (02/11/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Pada saat ditemukan oleh warga, bayi laki-laki itu dalam kondisi menangis.
“Ditemukan pagi fajar pas bangun. Sekitaran jam 05.00 WIB. Ditemukan di garasi rumah warga. Ditemukan ya bayinya pas menangis,” kata Padmo dihubungi Mitrapost.com melalui sambungan telepon, Senin siang.
Padmo menegaskan, tidak ada indikasi pembuangan bayi yang dilakukan oleh warga di wilayahnya. Menurutnya, bayi itu diduga dibuang oleh warga desa lain.
“Tidak ada. Itu dari dari daerah lain kelihatan,” ujar dia.
Sementara itu, Kapolsek Tambakromo, AKP Mukhlison menambahkan bahwa bayi laki-laki itu ditemukan di Dukuh Bantengan RT 1 RW 3 Desa Maitan.
“Maaf ini untuk laporan sementara telah terjadi penemuan bayi di Dukuh Bantengan RT 1 RW 3 Desa Maitan, Kecamatan Tambakromo,” jelas AKP Mukhlison.
Ia mengatakan, posisi bayi laki-laki pada saat ditemukan itu ditaruh di dalam kardus dengan selembar kertas. Adapun kertas itu bertuliskan ucapan terima kasih kepada warga yang telah menemukan bayi laki-laki tersebut.
“Ada di sekitar kardus ada selembar kertas berisi pesan mengucapkan terima kasih kepada yang menemukan bayi dan yang merawatnya,” jelasnya.
Dalam selembar kertas itu, tambah dia, bertuliskan bahwa bayi laki-laki lahir pada tanggal 30 Oktober 2026 kemarin. Adapun di dalam kardus itu juga disertakan susu, pampers dan ari-ari yang sudah mengering.
“Kemudian dicantumkan bayi posisi lahir pada tanggal 30 Oktober disertakan dengan susu, pampers, dan ari-ari yang sudah mengering, karena sudah tiga hari,” imbuhnya.
“(Ari-arinya) posisi sudah dipotong oleh terduga orang tua. Kondisi bayi sehat,” pungkasnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com







