oleh

Warga Pati Domisili Semarang Positif Covid-19, Sukolilo Zona Merah

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Pati, Mitrapost.com – Berdasarkan laman covid19.patikab.co.id pada Minggu (28/6/2020) pukul 18.00 WIB, pasien positif Covid-19 di Kabupaten Pati bertambah satu orang. Hal ini mengakibatkan Kecamatan Sukolilo menjadi zona merah.

Saat dikonfirmasi Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati, Haryanto mengatakan warga ini sudah lama berdomisili di Semarang dan yang bersangkutan tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Panti Wilasa, Citarum, Kota Semarang.

Baca Juga : Dampak Pandemi Covid-19, KPUD Kabupaten Demak Ubah Pelaksanaan Kampanye

“Dirawat di (RSU) Panti Wilasa, Semarang. Itu orang Semarang (tapi) KTP masih Pati,” ujar Haryanto saat dikonfirmasi Mitrapost.com, Minggu (28/6/2020) malam.

Haryanto yang juga menjabat sebagai Bupati Pati mengungkapkan pasien ini telah berdomisili selama lima tahun di Semarang. Karena tidak tinggal di Kabupaten Pati, Haryanto mengaku telah meminta data tersebut dihapus di website covid19.patikab.co.id. “Ini sudah 5 tahun di Semarang. Sudah saya komplain mau di-delete. Karena tidak tinggal di Pati,” ungkap Haryanto.

Baca Juga :   Pati Masih Masuk PPKM Level II, Imigrasi Mulai Buka Pelayanan Paspor

Karena beberapa kasus positif Covid-19 di Kabupaten Pati terakhir disebabkan tertular dari kabupaten atau kota lain yang jumlah kasusnya tinggi, Haryanto mengimbau kepada masyarakat Pati untuk selalu waspada dan tidak berpergian ke daerah yang terpapar virus corona.

Baca Juga : Akibat Covid, Perancang Busana Merugi Karena Pembatalan Pesanan

“Tetap waspada, hati-hati. Sekalipun grafiknya tidak meningkat, corona belum berakhir. Kita harus hati-hati, pakai masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun. Kalau akifitas dan tidak ngumpul ngumpul,” pungkasnya.

Sementara itu, pasien dalan pengawasan (PDP) di Kabupaten Pati hingga saat ini berjumlah 15 pasien, orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 36, nihil orang tanpa gejala (OTG) dan ada 18 orang meninggal berdasarkan website Pemerintah Kabupaten Pati, Minggu (28/6/2020) pukul 18.00 WIB. (*)

Baca Juga :   Vaksinasi Tetap Jalan, Penanganan Banjir Jangan Diabaikan

Baca Juga :

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar