oleh

Destinasi Wisata yang Izin Buka ke Bupati Baru Jolong

Pati, Mitrapost.com Dari puluhan destinasi wisata di Kabupaten Pati, baru Wisata Agro Jolong yang telah meminta izin ke Bupati Kabupaten Pati Haryanto untuk dibuka kembali di masa pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Pati, Joko Prasetyo, saat ditemui Mitrapost.com di kantor Disporapar pada Kamis (23/7/2020).

“(Destinasi wisata) yang baru mengajukan (izin pembukaan) baru Jolong,” ujar Joko Prasetyo.

Seperti diberitakan sebelumnya, destinasi wisata yang berniat untuk buka kembali di masa pagebluk Covid-19 harus meminta izin ke Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati.

Baca juga: Destinasi Wisata Pati Boleh Buka Asal Dapat Izin Gugus Tugas Covid-19

Setelah mengajukan izin, Bupati Pati akan menerjunkan tim ke destinasi wisata untuk melakukan verifikasi persiapan penerapan protokol kesehatan. Lalu, tim melaporkan temuan di lapangan kepada Bupati Pati apakah diizinkan untuk buka atau tidak.

Aturan ini terdapat di Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 49 tahun 2020 yang ditandatangani pada beberapa pekan lalu.

Joko Prasetyo mengungkapkan Wisata Jolong telah dilakukan verifikasi. Namun, belum diputuskan hingga saat ini. “Hasil (verifikasi) nya belum. Karena baru Selasa (21/7/2020) kemarin baru kami verifikasi,” tutur Joko Prasetyo.

Baca juga: ISSI Bentuk Kepengurusan Baru, Upayakan Trek Baru di Olahraga Sepeda

Meskipun demikian ia yang juga masuk tim verifikasi menduga Wisata Jolong akan diizinkan untuk dibuka kembali. Mengingat dari temuan timnya, destinasi wisata yang populer di kabupaten penghasil padi ini sudah melengkapi persyaratan dibukanya tempat wisata.

Namun, untuk kepastian dibukanya masih menunggu keputusan dari Bupati Kabupaten Pati. “Kemungkinan yang saya lihat di lapangan baik kelengkapan secara administrasinya, kesiapan pengelola dan sarana prasarananya, sudah memenuhi persyaratan. Tapi keputusannya nanti di Ketua Gugus Tugas (Haryanto),” tandas Joko Prasetyo. (*)

Baca juga: 

 

Komentar

Berita Terkait