oleh

Uji Praklinis Vaksin Covid-19 Diharapkan Bisa Dilakukan Desember Nanti

Foto: Tim pengembangan vaksin Merah Putih untuk Covid-19 Lembaga Biologi Molekuler Eijkman

Mitrapost.com Proses pengembangan vaksin Merah Putih untuk Covid-19 saat sudah mencapai 50 persen. Hal ini disampaikan oleh Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Amin Soebandrio.

“Sudah 50 persen, kami tinggal menunggu protein rekombinan itu dari sistem ekspresi yang menggunakan sel mamalia,” kata Amin melansir Antaranews.com pada Jumat, (4/9/2020).

Pihaknya berharap vaksin Merah Putih dapat dilakukan uji praklinis pada hewan dalam dua sampai tiga bulan ke depan.

“Diharapkan nanti bisa selesai di awal tahun depan,” kata Amin.

Saat ini Lembaga Eijkman sudah bisa mengamplifikasi gen sasaran dari bagian virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Gen itu sudah diklon dan klon-klonnya sudah dimasukkan ke dalam sel mamalia dan sel ragi yang merupakan sistem ekspresi.

“Kami mengembangkan dua sistem (ekspresi), satu dengan menggunakan sel mamalia dan kedua dengan sel ragi,” kata Amin.

Baca juga: Sudah 30 Persen, Vaksin Merah Putih Sedang Proses Pembuatan Benih

Proses berikutnya, menurut dia, adalah menunggu sel-sel itu mengekspresikan protein rekombinan yang sudah didesain. Jika sudah didapatkan protein rekombinan, maka protein rekombinan itu akan disuntikkan pada hewan dalam tahapan uji praklinis.

Pengujian praklinis itu diharapkan sudah selesai pada awal 2021 dan bibit vaksinnya bisa diserahkan ke PT Bio Farma, yang akan memformulasikan bibit vaksin agar bisa disiapkan untuk uji klinis pada manusia.

“Dari skala laboratorium ke skala industri itu harus diformulasikan kembali untuk disiapkan untuk bisa disuntikkan ke manusia,” kata Amin.

Amin mengatakan bahwa uji klinis fase satu pada manusia akan bisa dilakukan pada trimester kedua tahun 2021. Uji klinis fase satu bisa dilakukan setelah kandidat vaksin diformulasikan agar bisa disuntikkan ke manusia dan Badan Pengawas Obat dan Makanan serta Komisi Etik di Kementerian Kesehatan memberikan izin.

“Proses perizinan itu diharapkan lebih singkat mungkin dalam dua minggu sudah selesai,” kata Amin.

Sedangkan kemungkinan vaksin merah putih bisa diproduksi massal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia pada akhir 2021. (fp)

Baca juga: 

 

Artikel ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul ‘Pengembangan vaksin Merah Putih sudah 50 persen selesai

Komentar

News Feed