oleh

Limbah Pabrik Ganggu Lingkungan, DLH Utamakan Pembinaan daripada Penutupan

Pati, Mitrapost.com Warga sekitar jalan pantura Juwana keluhkan bau busuk yang bersumber dari limbah di pabrik pengolah ikan. Mengambil langkah dari keluhan masyarakat ini, Dinas lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati memberikan pembinaan kepada pabrik pengolah ikan tersebut.

Suwadi, Kepala DLH Pati mengatakan diantara beberapa pabrik pembinaan diprioritaskan kepada 2 pabrik pengolah ikan yang paling banyak diadukan masyarakat yakni Bumi Indo dan Indo Citra.

Pembinaan dilakukan dengan cara melakukan pengambilan sampel limbah untuk selanjutnya diperiksa di laboratorium di tingkat Provinsi.

“Pembinaan kami sudah sampai peringatan. Kami mohon untuk melakukan pengambilan sampling, dimana kami yang mendampingi. Bilamana hasil labratorium itu melampaui ketentuan yang ditetapkan, kami akan memberikan peringatan,” kata Suwadi kepada Mitrapost.com, Selasa (29/9/2020).

Baca juga: Proses IPAL, Bau Limbah Pabrik Ikan Dinilai Masih Wajar

Selain uji sampling, DLH beberapa waktu lalu mengundang pabrik terkait untuk melakukan presentasi dan mencari solusi bersama terkait pengelolaan lingkungan.

“Untuk memberikan presentasi pengolahan lingkungan dan meminta pertanggungjawaban atas yang selama ini dikeluhkan masyarakat yaitu, Bumi Indo, Indocirtra, dan Velindo. Yang ada di pantura. Titik beratnya di Bumi Indo dan Indo Citra,” imbuh Suwadi.

Purwadi mengakui penutupan dua pabrik sebenarnya bisa dilakukan. Namun karena persoalan ini berkaitan dengan aset daerah, Pemkab Pati lebih mengutamakan pembinaan dari pada menutup pabrik.

“Kalau terus tidak ada perbaikan ya tutup sementara sampai diperbaiki. Kita tapi hati-hati karena itu aset daerah. Tetap step by step pembinannya,” pungkasnya. (*)

Baca juga: 

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur : Ulfa PS

Komentar

Berita Terkait