oleh

Lazismu Bersama Pemdes Muktiharjo Bangun Rumah Huni untuk 3 Keluarga

Pati, Mitrapost.com – Ada yang berbeda dari program bedah rumah Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu). Bila biasanya secara teknis program ini memperbaiki rumah tidak layak huni, beberapa waktu lalu Lazismu malah membangunkan rumah untuk 3 keluarga di satu tanah.

Program ini dapat terealisasi tentunya dengan campur tangan dari Pemerintah Desa Muktiharjo Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati.

Baca juga: Lazismu Pati Siapkan Ambulans Gratis Bagi Pasien dan Jenazah

Pembangunan rumah dilatarbelakangi oleh permohonanan dari RT dan jamaah pengajian setempat lantaran merasa iba terhadap 3 keluarga yang tidak mempunyai tempat tinggal dan kebetulan aktif dalam majelis pengajian di Muktiharjo.

“Setelah matur ke Kantor Kepala Desa Muktiharjo, Pak inggi langsung menerbitkan surat keterangan bahwa kepala desa mengizinkan untuk mendirikan rumah di lahan tanah desa di sebelah Timur SMK 2 Pati seumur hidupnya dan tidak boleh diperjualbelikan dan diwariskan. Akhirnya kita bangun,” kata Santoso, Bagian Program di lazismu Pati kepada Mitrapost.com, Jumat (30/10/2020).

Baca juga: Peduli dengan Masyarakat, LAZISMU Jepara Adakan Kurban di Karimunjawa

Lebih rinci santoso memaparkan, ketiga orang ini adalah Mamik Sukaeni, seorang mualaf yang sebelumnya menetap di emperan SMK Negeri 2 Pati.

Orang kedua, Parmi yang diketahui bekerja sebagai tukang bersih-bersih masjid dan berjualan buah keliling.

Rumah Parmi terpaksa dijual lantaran digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan berobat sang suami.

Sedangkan orang ketiga adalah Eni, seorang janda yang juga penjahit dan sebelumnya tidur di emperan sebuah kios.

Baca juga: Jemput Jenazah dari Bandara Soekarno Hatta, Ambulans Lazismu Jepara Dikawal Ojol

Ketika keluarga tersebut dikumpulkan dalam satu bangunan yang disekat untuk ditinggali keluarga masing-masing.

Santoso mengaku untuk membangun satu pemukiman, Lazismu telah menganggarkan dana sebesar Rp 50 juta dan dapat bertambah seiring kebutuhan masing-masing keluarga.

Baca juga: Berpegang Pada 4 Pilar, Program Koin NU Beri Uluran Tangan kepada Warga Pati

“Perkiraan 50 juta tapi belum tahu entah tambah atau lebih. Karena harus ada sumur, kamar mandi, dan lain-lain,” katanya.

Diketahui bahwa pembangunan rumah sudah mencapai tahap 80 % dan diprediksi dapat dihuni minggu depan. (*)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed