oleh

Hafidz-Hanis Adakan Dialog Bertajuk Rapat Dengar Pendapat

Rembang, Mitrapost.com – Pasangan calon Bupati Rembang nomor urut 2, Hafidz-Hanis adakan Rapat Dengar Pendapat bersama beberapa pihak di hotel Gajah Mada, pada senin (9/11/20).

Acara ini sendiri bertujuan untuk mendeteksi dini terhadap pelanggaran berjalannya kampanye mendatang. Dalam acara yang bertema dialog tersebut, turut hadir pula ketua Bawaslu Kabupaten Rembang, Totok Suparyanto sebagai narasumber.

Baca juga : Cabup Petahana Rembang, Abdul Hafidz Penuhi Undangan Bawaslu

Dalam sambutan Ketua Divisi Advokasi Hafidz-Hanis, Kholid Suyono mengapresiasi atas terselenggaranya acara tersebut, serta mengucapkan terima kasih terhadap kehadiran Bawaslu Rembang guna menjelaskan beberapa garis kampanye yang berpotensi melanggar undang-undang.

“Terimakasih atas kehadiran Bawaslu yang sudah mau diajak dialog. Di harapkan ini menyampaikan hal hal real di lapangan dan hal hal yang muskil atas sesuatu tersebut.” Ujar Kholid Suyono.

Baca juga : Dapat Nomor Urut 2, Hafidz Harap Bisa Lanjutkan Periode Kepemimpinan

Selain itu, Cholid juga mewanti-wanti untuk pendukung hafidz-hanis tetap mejaga kondisivitas kampanye yang ada. Tidak melempar fitnah dan mencela calon lain. “Jangan sampai menjelekke calon lain.  Biarkan kasus diselesaikan Bawaslu, karena bawaslu ahlinya,” ucapnya

Ia bahkan menjelaskan untuk tidak menindak dengan kekerasan terhadap oknum-oknum yang kedapatan merusak spanduk calon nomer urut 2.  “jangan sampai yang merusak digepuki,” lanjutnya.

Baca juga : Punya Banyak Massa, Hafidz-Hanis Optimis Menang Pilkada 2020

Sedangkan dari pihak Bawaslu dalam acara dialog menjelaskan rambu-rambu yang ada terkait peraturan sesuai undang undang pemilihan yang ada.  Mulai dari menghindari melakukan perdebatan rumusan final pancasila,  menghasut sampai menghina sesama.

Totok Suparyanto, ketua Bawaslu Rembang mengungkapkan jika apa yang diimbaukan oleh bawaslu dapat diterapkan hingga sendi-sendi terkecil tim kemenangan.  Hingga potensi pelanggaran terhadap aturan kampanye dapat dihindari. “Saya berharap himbauan dari kami pak bisa bisa sampai ke tingkat desa.” ucap Totok Suparyanto.

Baca juga : Haziroh Hafidz: Perkawinan Usia Remaja di Rembang Meningkat

Dalam dialog itu pula, Totok mewanti-wanti untuk tim kampanye tidak melakukan money politik. Agar pelanggaran terhadap masalah kampanye betul-betul tidak ada. “Saya berharap tim kampanye 02, untuk kegiatan kampanye dalam bentuk apapun untuk tidak memberikan uang saku,” pungkasnya. (*)

Baca juga :

Redaktur : Rahmawati

Komentar

Berita Terkait