Pati, Mitrapost.com – Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pati oleh masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dan produktivitas di tengah pandemi Covid-19.
Namun realitanya, akibat beberapa refoccusing anggaran dan protokoler social distancing dari pemerintah daerah, tahun ini UPTD Balai Latihan Kerja Disnaker Pati hanya mampu menyerap 400-an peserta, yang notabene lebih sedikit dari jumlah tahun 2019.
Baca juga: Video : Tahun Ini BLK Pati Hanya Mampu Serap 400-an Siswa
“Ini hanya 400 dari 25 paket. Jelas untuk tahun kemarin lebih banyak yang dipotong hampir 50 persen. Tahun kemarin bisa 800 orang,” kata Yatin Joko Sutopo, Kasubag Tata Usaha UPTD BLK Disnaker Pati kepada Mitrapost.com, Kamis (19/11/2020).
Selain menghadapi refoccusing anggaran, Joko mengungkapkan, di area workshop pihaknya juga terkendala dengan protokol social distancing. Pasalnya 90 persen aktivitas para siswa adalah praktek dan kerja secara kolektif.
Baca juga: Disnaker Pati Kena Refocusing 35 Persen, Job Fair Hingga BLK di Cancel
“Praktek kan tidak mungkin jaga jarak, tapi tetap kita usahakan protokol kesehatan, kita maksimalkan di cek suhu, protokol cuci tangan dan pakai masker,” imbuh Joko.
Bulan ini UPTD BLK Disnaker Pati telah menyelesaikan seluruh paket pelatihan tahun 2020. Meski belum ditentukan bulannya, direncanakan pembukaan paket latihan selanjutnya akan dilaksanakan pada tahun 2021 mendatang. (*)
Baca juga:
- Video : 700 Juta Anggaran BLK Pati Direfocusing untuk Penanganan Covid-19
- Video : Tingkatkan Penjualan, 25 UMKM di Pati Ikuti Pelatihan
- Sudah 98 Persen, Program Prakerja Tahun 2020 Ditutup di Gelombang 10
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur: Atik Zuliati
Wartawan Area Kabupaten Pati






