oleh

PBB Pati Kota Rp4,7 Miliar, Banyak SPPT ‘Tak Bertuan’

Pati, Mitrapost.com Camat Pati Kota Didik Rusdiantono mengatakan pajak bumi dan bangunan (PBB) di Kecamatan Pati Kota sebesar Rp4,7 miliar.

Jumlah ini diatas rata-rata dibandingkan dengan kecamatan lainnya di Kabupaten Pati yang hanya berkisaran ratusan juta hingga dua miliaran rupiah.

“PBB kita Rp4,7 miliar. Di kecamatan lain itu hanya Rp500 juta sampai Rp 2 miliar,” ujar Didik saat ditemui Mitrapost.com di kantornya belum lama ini.

Namun, jumlah pajak tersebut sayangnya tidak dapat dipungut 100 persen setiap tahunnya. Hal ini terjadi karena banyak wajib pajak yang memiliki aset di Kecamatan Pati Kota tidak diketahui keberadaannya.

Didik menduga hal ini terjadi lantaran pihak desa atau kelurahan tidak mengetahui ada transaksi jual beli.

Baca juga: Beberapa Gedung Instansi Pemerintah di Pati Kota Tak Bayar Pajak Bertahun-tahun

Terlebih untuk lahan yang sudah memiliki sertifikat, dimana saat pelaksanaan jual beli hanya melibatkan notaris tanpa melibatkan desa atau kelurahan.

“Harapannya, ketika ada transaksi jual beli agar para notaris melaporkan kepada pihak desa. Sehingga ketika ada perpindahan  hak atas objek pajak, pemiliknya bisa diketahui,” katanya.

Selain itu lanjutnya, penyebab PBB Kecamatan Pati tidak pernah selesai 100%. Juga diakibatkan pembiaran yang dilakukan oleh perangkat desa maupun kelurahan.

“Sebab selama ini, untuk wajib pajak yang tidak membayar, dilakukan pembiaran,” tandasnya.

Pada tahun 2020 ini, ia mengaku sudah mampu mengatasi permasalahan ini. Hal ini terjadi lantaran pihaknya mengerahkan semua perangkat desa/kelurahan untuk berperan aktif menarik PBB dan menelusuri wajib pajak yang berdomisili di luar Kecamatan Pati Kota. (*)

Baca juga: 

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur : Ulfa PS

Komentar

Berita Terkait