Pati, Mitrapost.com – Cuaca ekstrim dampak La Nina sebabkan curah hujan tinggi selama seminggu terakhir. Salah satu imbasnya, tanggul air di Desa Sunggingwarno Kecamatan Gabus Kabupaten Pati jebol lantaran tak bisa menahan volume air.
Selain beberapa rumah warga, area publik termasuk makam dan TPQ setempat terendam air. Puluhan hektar sawah juga terlihat kebanjiran sehingga para petani terancam gagal tanam.
Baca juga: 96 Hektar Sawah dan Beberapa Rumah di Desa Tanjang Pati Kebanjiran
Lutfi (28), warga sekitar mengatakan tanggul sudah terlihat tak mampu menahan air sekitar hari Senin (07/12), hingga mencapai puncaknya sekitar Kamis (11/12) pukul 16.00 WIB tanggul tersebut jebol.
“Kalau tanggulnya ya Senin atau Selasa sudah terasa. Hampir seminggu lah. Nah kemarin sore jebol,” kata Lutfi kepada Mitrapost.com, Jumat (11/12/2020).
Baca juga: Video : Nahkodai PMI Pati 3 Periode, Haryanto: Saya Ndak Pernah Bawa Duit
Hingga berita ini dibuat, banjir berangsur surut meski belum sepenuhnya. Terlihat beberapa warga mencoba mengeluarkan air dari dalam rumah dengan alat seadanya. Sedangkan para petani belum beraktivitas.
Selain menggenangi Desa Sunggingwarno, diketahui luapan air dari tanggul ini juga memperparah luapan air di beberapa desa landai di Gabus seperti Banjarsari dan Tanjang.(*)
Baca juga:
- 96 Hektar Sawah dan Beberapa Rumah di Desa Tanjang Pati Kebanjiran
- Disdikbud Pati Tegaskan Belum Lakukan KBM Tatap Muka di Januari 2021
- Sembuh dari Covid-19, 24 Warga Batursari Pati Sudah Dipulangkan
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur: Atik Zuliati
Wartawan Area Kabupaten Pati