oleh

Panorama Alam hingga Goa Kare Ada di Tajen

Rembang, Mitrapost.com – Akhir pekan di tengah pandemi memang tidak banyak daerah yang dapat dikunjungi untuk berlibur.  Selain beberapa tempat wisata ditutup pemerintahan, bahaya akan pandemi juga mengintai.

Guna menyambut akhir pekan tersebut Mitrapost.com mempunyai saran ke mana harus pergi berlibur.  Terutama tempat yang dapat menyegarkan kembali pikiran dan aman dari jangkauan Covid-19.

Baca juga: Video : Kunjungan ke Rembang, Gus Yaqut Sebut Dua PR Besar

Tempat itu bertempat diperbukitan sebelah timur dukuh Tajen, Desa Pamotan Kabupaten Rembang. Sebuah tempat yang menawarkan pemandangan Kota Pamotan dari atas bukit serta pemandangan hijau membentang.  Terutama deretan dua pegunungan di Rembang, yakni gunung Mayit milik Kecamatan Gunem yang berada di selatan perbukitan dukuh Tajen serta Gunung argo yang ada di wilayah utara perbukitan.

Menurut Nanang salah satu pemuda setempat, daerahnya memiliki banyak potensial wisata yang dapat dinikmati oleh pengunjung.  Mulai dari keberadaan situs peninggalan Belanda berupa Kostin hingga panorama alam yang dihadirkan.

Baca juga: Video : Sosialisasi Penutupan Pasar Rembang, Pedagang Tak Keberatan

“Selain itu ada keberadaan goa yang tercipta karena fenomena alam di sekitar sini. Kalau masyarakat sekitar menyebutnya dengan goa Kare. Tidak jauh dari sini,” ungkap Nanang beberapa waktu lalu.

Namun untuk menuju goa tersebut, pengunjung harus berjalan kaki beberapa menit menaiki bukit. Itung-itung menjadi wahana untuk mempersehat diri di tengah pandemi.

Baca juga: Banyak Petani Rembang Belum Kantongi Kartu Tani

Selain itu, Nanang juga menyebutkan potensi lain berupa panorama matahari terbenam yang bisa dinikmati pengunjung dari puncak bukit. Dari sanalah Nanang berharap akan membuka zona camping bagi pengunjung nantinya. Pasalnya banyak zona lapang yang cukup untuk tenda di beberapa puncak bukit itu.

“Ya rencana ke depan itu akan ada area camping.  Karena ini kita mulai memperkenalkan dulu ke media,” jelasnya.

Sebelumnya sendiri area ini sempat ramai didatangi pengunjung karena keberdaan goa Kare.  Namun karena sejumlah masalah pengelolaan menjadi tempat itu kini tak terurus lagi. (*)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

 

Komentar

Berita Terkait