oleh

DPRD Pati Minta Dispertan Gencar Sosialisasi AUTP ke Petani

Pati, Mitrapost.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengimbau Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati agar melakukan sosialisasi program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) secara intensif. Menurut Nur Sukarno selaku Anggota Komisi B DPRD Pati, Hal itu diperlukan agar petani padi tahu manfaat AUTP.

“Menurut informasi yang saya terima, banyak petani yang belum tergugah kesadarannya untuk mengikutsertakan diri ke AUTP,” ujar Sukarno saat dihubungi Mitrapost.com, Jumat (12/2/2021).

Perlu diketahui, AUTP merupakan asuransi yang memberikan jaminan kepada petani terhadap risiko kerugian pertanian bila mengalami kondisi buruk. Diantaranya banjir dan serangan hama.

Baca juga: Dewan Pati Beri Semangat Korban Banjir

Selain itu, Sukarno mengungkapkan bahwa ada petani yang masih belum memahami masa berlakunya AUTP yang mereka miliki. Sehingga, Dinas Pertanian (Dispertan) perlu memberikan edukasi kepada para petani tentang masa berlaku dan skema pendaftaran AUTP baru.

“Ada petani yang asuransinya sudah kadaluarsa. Hal ini disebabkan, batas klaim akhirnya pada tahun 2020,” ungkap anggota Komisi B dari Fraksi Golongan Karya (Golkar) tersebut.

Tidak cukup sampai di situ, berdasarkan pengamatannya pada awal 2021 masih banyak petani yang belum membayar premi AUTP, seperti salah satunya di Gabus.

Baca juga: Dewan: Pemkab Harus Dukung Desa Jalankan PPKM Mikro

Menurut Sukarno, premi AUTP sebenarnya murah tetapi bagi petani kecil masih terlalu memberatkan. Oleh sebab itu, pemerintah perlu menyiasati hal tersebut supaya petani berkenan ikut serta mendaftarkan diri.

Menurut Kun Saptono selaku Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH). Beberapa petani yang ada di Kabupaten Pati masih merasa aman, karena beranggapan daerah pertaniannya tidak berada di zona endemik dan zona aman dari bencana. Sehingga membuat mereka belum berminat mendaftar AUTP.

Berdasarkan data dari Dispertan Kabupaten Pati, terdapat 2.269 hektare sawah terendam banjir. Dispertan berupaya mengantisipasi adanya kerugian petani melalui AUTP. (Adv/SN/AZ/SHT)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Berita Terkait