oleh

Vaksinasi Tetap Jalan, Penanganan Banjir Jangan Diabaikan

Pati, Mitrapost.com Kondisi bencana dan pandemi membuat semua pihak tidak bisa fokus hanya pada satu permasalahan. Oleh sebab itu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati mengingatkan pemerintah kabupaten Pati agar tidak lalai dan bisa membagi fokus penanganan.

Saat ini di tengah pelaksanaan vaksinasi dan penanganan Covid-19, Kabupaten Pati juga dilanda dengan adanya banjir di sejumlah wilayah.

Muntammah, anggota dewan Pati, menyampaikan agar vaksinasi tetap berjalan tanpa mengabaikan upaya penanganan bencana banjir.

“Dalam situasi pandemi, terkadang beberapa pihak fokus pada vaksinasi. Akan tetapi di sisi lain di tempat kita sedang terkena musibah,” ungkap Muntammah yang duduk di Komisi D, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Percepat Penanganan Banjir, Jateng Butuh Anggaran 75 Miliar

Pihaknya menekankan ada upaya mitigasi bencana yang semestinya segera dilakukan pemerintah dalam menangani bencana yang terjadi.

“Mengingat banjir sangat parah, pemerintah perlu segera melakukan mitigasi bencana,” sebutnya pada Sabtu (27/3/2021).

Menurutnya, pemerintah perlu segera melakukan upaya antisipatif dengan menormalisasi sarana prasarana dan memberikan bantuan kebutuhan pokok bagi korban bencana banjir.

“Kami berharap korban lekas diringankan bebannya dengan bantuan dari pemerintah dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian tinggi atas musibah tersebut.”

Baca juga: Update Banjir di Pati: 43 Desa Tergenang, 12.548 Warga Jadi Korban

Selain bantuan berupa sembilan bahan pokok (sembako) dan pakaian, sektor kesehatan juga perlu mendapatkan sorotan. Unsur tenaga kesehatan perlu dikerahkan untuk memberi layanan kesehatan secara gratis dan terjangkau bagi korban banjir. Diantaranya seperti Puskesmas Keliling maupun layana dari pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati.

Seperti diketahui banjir bandang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Pati yakni, Kecamatan Tayu dan Kecamatan Dukuhseti yang disebabkan kurang optimalnya fungsi area irigasi serta area resapan.

Oleh sebab itu Muntammah mendorong pemerintah supaya mengambil langkah bijak untuk lebih memperhatikan sarana dan prasarana yang kondisinya sudah memprihatinkan. (*)

Baca juga: 7 Ribu Hektare Sawah Kebanjiran, Dispertan Pati: Kerugian Rp28 Miliar

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Ulfa

 

Berita Terkait