oleh

Dispertan Pati Gelar Pelatihan Manajemen Budidaya Ternak Sapi Potong

Pati, Mitrapost.com – Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati gandeng Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Margoyoso menggelar pelatihan manajemen budidaya ternak sapi potong di Desa Sonean, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Kamis (4/3/2021). Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari dimulai pada Rabu (3/3/2021) kemarin.

Acara yang berlangsung di Sekretariat Kelompok Tani Rukun Mulyo tersebut berjalan dengan lancar, peserta pun sangat berantusias dalam kegiatan tersebut. Pelatihan itu, diikuti 25 peserta yang tergabung dalam Kelompok Tani Rukun Mulyo.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dispertan Pati, Andi Hirawadi pelatihan tersebut bermaksud untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak sapi potong.

Baca juga: Dispertan Pati Masih Koordinasi untuk Siapkan Bantuan Benih Padi

“Kami memberikan pelatihan berupa pengetahuan dan keterampilan bagi peternak. Karena dari segi pengetahuan dan keterampilan mereka kurang. Oleh sebab itu, kami memberikan materi yang sesuai yang dapat menunjang usaha ternak mereka,” ujarnya.

Program pelatihan tersebut memberikan materi mengenai manajemen budidaya ternak yang mencakup budidaya, reproduksi, kesehatan, pakan dan agribisnis peternakan. Sehingga peternak memperoleh ilmu berupa teori maupun praktik. Tentunya dalam merawat sapi potong beserta teknik-teknik pengelolaan lainnya yang dapat dimanfaatkan.

Andi menjelaskan, sejumlah materi tersebut disampaikan oleh beberapa narasumber yang berkompeten dibidangnya. Diantaranya, Seksi Produksi Peternakan tentang Budidaya dan Reproduksi, dr. Nur Cahyo dari UPTD Puskeswan Dispertan Pati terkait manajemen kesehatan hewan, pemilik Susfeed Pakan Ternak dari Kecamatan Winong, Halimi tentang manajemen usaha dan agribisnis, dan manajemen pakan serta metode pengawetan pakan ternak oleh Bagus Veli Fillian, S.Pt  selaku praktisi pengolahan pakan dan peternak.

Baca juga: Data Cepat Lahan Puso, Dispertan Pati Ajak Petugas POPT

“Kegiatan pelatihan budidaya peternakan ini difokuskan di Margoyoso. Karena di sini memiliki potensi ternak sapi. Di sisi lain, ditunjang potensi pakan berupa hijauan yang berasal dari limbah pertanian maupun pakan tambahan dari limbah pengolahan industri ubi kayu,” ungkap Andi kepada Mitrapost.com, Kamis (4/3/2021).

Lebih lanjut, Andi mengungkapkan BPP Margoyoso telah memberikan dorongan kepada Kelompok Tani, sehingga antusiasme mereka meningkat untuk terus belajar. Pasalnya, budidaya ternak sangat berpotensi dilakukan di daerah Margoyoso.

Sebelumnya, Kelompok Tani Rukun Mulyo mendapatkan bantuan 20 ekor sapi potong dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia.

Berita Terkait