oleh

Pupuk Subsidi di Pati Aman, Distribusi Dilakukan Sesuai Prioritas

Pati, Mitrapost.com Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Kabupaten Pati dan Dispertan Provinsi Jawa Tengah telah mengkoordinasikan alokasi pupuk bersubsidi untuk petani di Kabupaten Pati. Hal tersebut setelah banyaknya petani yang mengeluh susahnya mendapat pupuk subsidi.

Sugiharto, Kepala Bidang (Kabid) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dispertan Pati, mengatakan persediaan pupuk bersubsidi telah masuk ke Dispertan Pati dan dikelola oleh Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP).

“Sebelum pupuk direalisasikan pendistribusiannya ke petani, pupuk disimpan dengan aman oleh Dispertan Pati,” ungkap Sugiharto, Selasa (9/3/2021).

Saat ini pupuk bersubsidi belum banyak digunakan. Menurut pengakuan Kabid PSP, pihaknya masih menyimpan dengan aman sehingga akan siap disalurkan menunggu perintah.

Baca juga: Dorong Pemuda Pati Bertani, Dispertan Buat KUB Petani Milenial

Sebab pengadan pupuk bersubsidi dipertimbangkan kebutuhannya berdasarkan data petani yang tergabung di dalam e-RDKK. Sehingga Dispertan menyalurkan pupuk berdasarkan prioritas tersebut. Hal ini didasarkan pada pasal 3 Permentan No. 122/Per Merekmentan/SR.130/11/2013.

“Petani memperoleh pupuk bersubsidi jika mereka sudah terdaftar di e-RDKK. Kemudian, mereka akan diproses secara otomaris dengan pemberian Kartu Tani,” ujar Sugiharto.

Sementara itu, petani yang belum memiliki Kartu Tani dapat menebus pupuk bersubsidi secara manual.

“Walaupun kartu taninya belum ada, petani sudah tercatat di e-RDKK. Cara mengurus agar bisa memperoleh pupuk tersebut, petani membuktikan kepada BPP setempat dengan mengisi data diri,” ujarnya.

Baca juga: Dispertan Pati Ajak Petani Budidayakan Padi M70d

Perlu diketahui, rincian pupuk subsidi yang sudah tercatat oleh Dispertan Kabupaten Pati berdasarkan pengajuan dari e-RDKK, sebagai berikut:

– Pupuk Urea sebesar 45.682 ton

– Pupuk SP36 sebesar 2.632 ton

– Pupuk ZA sebesar 8.389 ton

– Pupuk NPK (Phoska) sebesar 25.132 ton

– Pupuk organik padat sebesar 2.195 ton

– Pupuk organik cair sebesar 17.132 ton

“Kami berupaya tidak hambatan segala urusan penngambilan pupuk. Sehingga petani yang membutuhkan segera menerimanya,” pungkasnya. (*)

Baca juga: Dinlutkan Rembang Tanam Rumpon untuk Perbaiki Habitat Ikan

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Ulfa PS

Berita Terkait