oleh

PAD Ditargetkan Rp1,8 Miliar, Diskominfo Pati Yakin Penuhi

Pati, Mitrapost.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pati ditargetkan memenuhi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,8 miliar pada tahun 2021 ini.

Kepala Diskominfo Kabupaten Pati, Indriyanto yakin pihaknya mampu memenuhi target yang berasal dari retribusi menara komunikasi itu. Meskipun pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19 masih berlangsung.

“Target (PAD) kalau sekarang Rp1,8 miliar. Sekarang baru proses awal. Kita kirimkan Surat Ketetapan Daerah pada Provider, nanti kita tunggu. Karena setiap tahun jumlah menara kan berbeda. Ada penambahan dan pengurangan,” ujar Indriyanto saat ditemui Mitrapost.com di kantornya, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Diskominfo Pati Beri Rekomendasi Lokasi Pendirian Menara Telekomunikasi

“Kita berupaya selama saya di Kominfo ini memenuhi target. Dengan adanya pendemi Covid-19 ini juga harus menyesuaikan kondisi. Karena pandemi Covid-19 ini kan berdampak dari segala sektor yah,” lanjut dia.

Pihaknya pun semakin yakin memenuhi target pada tahun 2021 ini terlebih pada tahun 2020 lalu, pihaknya melebihi target yang ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.

Pada tahun 2020 lalu, target PAD pada Diskominfo Pati sebesar Rp1,8 miliar. “Retribusi menara sudah memenuhi target. Tahun 2020 kemarin sekitar Rp1,8 miliar. Kalau kemarin targetnya melebihi,” tutur Indriyanto.

Baca juga: Video : Ikuti Arahan Presiden, Karyawan Diskominfo Pati Ikut Vaksinasi

Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Insfrastruktur TIK pada Diskominfo Kabupaten Pati, Nono Harjono, ketika ditemui terpisah, mengatakan ada 352 menara yang berada di Bumi Mina Tani.

Beberapa menara ini digunakan oleh 15 perusahaan telekomunikasi untuk memasang pemancar telekomunikasi atau BTS. Ada 589 BTS yang terdapat di Bumi Mina Tani.

“Jadi menara itu terkadang ndak hanya digunakan satu. Kadang dua. Untuk kewenangan, kami ndak ada kewenangan mengatur satu menara itu digunakan berapa provider. Kalau sesuai SKB menteri itu digunakan selama masih kuat itu memang diperbolehkan dan dianjurkan,” kata Nono.

“Ada yang satu ada yang bersama-sama. Tergantung. Menara di Pati ada 352, BTSnya 589 (pemancar dan penerima) itu ada,” tandas Nono. (Adv)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Tentang Penulis: Umar Hanafi

Gambar Gravatar
Wartawan

Berita Terkait