oleh

Mundurnya Balon Kades Dinilai Sebagai Ketidakseriusan Pilkades

Pati, Mitrapost.com Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, Warsiti, mempertanyakan keseriusan beberapa bakal calon kepala desa yang maju di ajang pilkades 2021. Pasalnya ada 3 daerah yang calonnya mengundurkan diri.

Politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) itu menyayangkan sikap bakal calon kades yang memilih mundur.

BPKAD Pati

“Mundurnya bakal calon kepala desa, semakin memperlihatkan ketidakseriusan mereka dalam mengikuti ajang pesta demokrasi kali ini,” ujar Warsiti saat dihubungi, Rabu (24/3/2021).

Menurutnya, mundurnya bakal calon kepala desa merugikan masyarakat desa dalam menanti calon pemimpin di periode berikutnya.

Adapun desa yang bakal calon kadesnya mundur adalah di Desa Wirun Kecamatan Winong, Desa Margorejo, Desa Wedarijaksa. Sebelumnya ketiga desa tersebut memiliki dua bakal calon kepala desa, akan tetapi salah satu dari calon di desa tersebut mengundurkan diri.

Baca juga: Tiga Desa Gagal Gelar Pilkades, Komisi A DPRD Pati Beri Catatan

Akibatnya, bakal calon pada tahapan ini hanya tinggal satu orang. Sedangkan kesempatan pendaftaran sudah tutup sehingga pilkades terpaksa diundur hingga periode berikutnya.

“Pihak penyelenggara kurang jeli dalam mempelajari tata tertib maupun tahapan peraturan dalam pelaksanaan Pilkades Serentak 2021. Sehingga mereka tidak bisa menghindari kejadian seperti ini,” ujar Warsiti.

Berdasarkan Pasal 25 ayat 1 Peraturan Bupati Nomor 88 Tahun 2020 berbunyi“Apabila dalam waktu 9 (sembilan) hari pengumuman dan pendaftaran bakal calon kepala desa tidak ada yang mendaftar tidak mencapai 2 (dua) orang, maka pendaftaran diperpanjang termasuk  penelitian kelengkapan persyaratan administrasi dan klarifikasi selama 20 (dua puluh) hari”.

Selanjutnya, dipertegas pada Pasal 25 ayat 2, berbunyi “Apabila setelah pendaftaran sebagaimana dimaksud pada ayat 1 telah dilaksanakan dan bakal calon kepala desa tidak ada yang mendaftar atau tidak mencapai 2 (dua) orang, maka Pilkades dinyatakan batal dan dilaksanakan pada gelombang Pilkades berikutnya”. (Adv)

Baca juga: Cegah Konflik Pilkades, Calon Kades dan Tokoh Pati Tandatangani Deklarasi Damai

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Ulfa PS

Berita Terkait