oleh

Petani Margoyoso Mampu Panen Kelapa Kopyor 109,50 Hektare

Pati, Mitrapost.com Petani kelapa kopyor di Margoyoso menghasilkan panen sebanyak 109,53 hektare dari luasan lahan 293,53 hektare. Sedangkan pada tahun 2020 petani kelapa kopyor berhasil memanen sebanyak 428 hektare. Hal ini menunjukkan bahwa kelapa kopyor berpotensi menjadi komoditas andalan di Bumi Mina Tani.

Gunawan selaku Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Dispertan Kabupaten Pati menyatakan bahwa Kecamatan Margoyoso merupakan wilayah dengan luas lahan kelapa kopyor terbesar di Kabupaten Pati.

“Luas lahan kelapa kopyor di Margoyoso yaitu 293,53 hektare. Selanjutnya disusul Tayu dengan luas lahan 227,61 hektare. Berikutnya, Dukuhseti dengan luas lahan sebesar 261,70 hektare,” ungkap Gunawan, Jumat (19/3/2021).

Akan tetapi persebaran lahan kelapa kopyor di Pati tidak merata. “Beberapa wilayah kecamatan di Pati yang tidak terdapat lahan persebaran kelapa kopyor meliputi, Winong, Pucakwangi, Batangan, Jaken, Jakenan, Juwana, dan Gabus,” tandas Gunawan.

Baca juga: Produksi Kelapa Kopyor di Pati Meningkat

Oleh sebab itu, Gunawan mengatakan Dinas Pertanian berupaya meningkatkan komoditas kelapa kopyor. Sebab kelapa kopyor menjadi salah satu potensi komoditas pertanian lokal yang kini pembudidayaannya diprioritaskan.

Gunawan menyebut pihaknya berupaya meningkatkan produksi komoditas kelapa kopyor baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Dirinya mendorong Asosiasi Petani Kelapa Indonesia (APKI) Kabupaten Pati agar bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk membudidayakan benih kelapa kopyor agar hasil panennya meningkat.

“Minat kelapa kopyor di Kabupaten Pati memang luar biasa. Harapannya pertanian kelapa kopyor bisa menyebar luas sehingga bisa menjadi penyangga ekonomi masyarakat,” ujarnya. (Adv)

Baca juga: Dorong Pertanian Organik, Dewan Pati Beri Fasilitasi Melalui Komunitas 3GO 

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Ulfa PS

 

Komentar

Berita Terkait