oleh

Video : Jelang Tahun Ajaran Baru, Empat Sekolah di Pati Siap Gelar Simulasi PTM

Pati, Motrapost.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan melaksanakan pelaksanaan uji coba atau simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Jawa Tengah pada 5 April mendatang.

Sebanyak 140 sekolah akan dilibatkan dalam uji coba ini. 140 sekolah itu terdiri dari 35 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 35 Sekolah Menengah Atas (SMA), 35 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan 35 Madrasah Aliyah (MA).

BPKAD Pati

Uji coba PTM di Kabupaten Pati sendiri ada empat sekolah yang ditunjuk. Yakni, SMAN 1 Pati, SMKN 1, MAN 1, dan SMPN 3. Itu pun, masih membutuhkan izin dari orang tua. Jika orang tua tidak menghendaki, maka pembelajaran daring tetap dilaksanakan kepada siswa.

Kepala Sekolah SMAN 1 Pati Kaslan mengatakan, pihak sekolah akan membuat informed consent dengan wali murid. Nantinya wali murid melakukan tanda tangan di sana. “Kalau tidak mengizinkan tetap belajar dari rumah. Jadi tidak sepihak. Ada izin dari orang tua,” ujarnya.

PTM ini rencananya kelas X yang disimulasikan. Itu pun, akan dijadwalkan dengan sistem shift.  “Kelas pagi IPA I-VI, kemudian IPA VII sampai IPS II,” katanya.

Setiap shift terdiri dari empat pelajaran. Setiap pelajaran terdiri dari 30 menit. Siswa tidak diperkenankan berlama-lama di sekolahan ketika kegiatan belajar selesai.

“Tidak boleh mampir. Selain itu, kantin sekolah juga tutup. Oleh karena itu, murid diimbau untuk membawa bekal atau pun sarapan dulu,” jelasnya.

Dalam simulasi nanti, pihak SMAN 1 akan membatasi siswa sebanyak 50 persen dari total kapasitas tiap kelas. Biasanya satu kelas bisa menampung 36 murid. Saat ini hanya 18 murid.

“Tempat duduknya nanti juga akan dibatasi. Tidak bisa merapat. Melainkan, setiap bangku yang berisikan satu meja dan dua kursi itu satu murid,” jelasnya.

Dia menambahkan, simulasi ini diperuntukkan menjaga keamanan guru dan murid. Maka, perlu dilakukan persiapan yang lebih matang.

“Kami sudah melakukan rapat tetang PTM ini. Dari rapat itu, dibahas teknis dari pembelajaran. Selain itu, membuat SOP pembelajaran,” katanya.

Tentang Penulis: Redaksi Video

Gambar Gravatar
Tim Redaksi Khusus Video dan Konten

Komentar

Berita Terkait