oleh

Pekan Kuliner Nusantara, Apresiasi Produk Makanan Lokal Perempuan Rembang

Rembang, Mitrapost.com – Komunitas pemberdayaan perempuan Rumah Tumbuh Khodijah (RTK) mengadakan expo produk makanan daerah, tepatnya di Purimondoteko, Mondoteko, Kecamatan Rembang kota.

Bertajuk “Pekan Kuliner Nusantara”, expo ini dijadwalkan akan berlangsung selama satu minggu. Terhitung sejak hari ini, Senin (5/4/2021) hingga Minggu (11/4/2021) nanti.

Pekan Kuliner Nusantara sendiri merupakan salah satu program expo bulanan yang dicanangkan oleh RTK. Sebelumnya, RTK telah mengadakan expo kriya pada Februari 2021 diikuti expo tanaman hias yang digelar pada Maret 2021 lalu.

Baca juga: Perhutani Rembang Sebut Lahan Agroforestry Tak Boleh Disewakan

Membuka pendaftaran sejak 20-25 Maret lalu, sebanyak 70 peserta pelaku UMKM mengikuti acara ini untuk memasarkan produknya. 70 peserta tersebut disaring dari total 98 jumlah pendaftar pertama, mulai dari perorangan hingga komunitas/kelompok. Di antara kelompok pelaku UMKM yakni, Kelompok Wanita Tani (KWT) Sulang, KWT Larasati Sluke, KWT Dewi Sri, Industri Rumahan (IR) Desa Ringin, dan IR Desa Meteseh.

Seturut pengakuan dari Abdul Karim, salah satu staf di RTK, acara ini diadakan sebagai bentuk apresiasi terhadap produk-produk yang dihasilkan oleh perempuan-perempuan Rembang. Selain itu juga untuk memberi ruang bagi para pelaku UMKM, khususnya dari kalangan perempuan Rembang untuk mengenalkan produk-produk uniknya kepada masyarakat Rembang secara lebih luas.

“Ya sebagai bentuk apresiasi lah terhadap produk-produk perempuan Rembang,” ujarnya.

Baca juga: News Grafis : Tempat Wisata Rembang Buka Setiap Hari

Lebih lanjut, Karim menjelaskan diadakannya acara ini juga untuk menyambut bulan Ramadhan yang tinggal hitungan hari lagi.

“Sebelum berpuasa, dipuas-puasin makan banyak dulu. Mangkanya acaranya bertema makanan,” ucapnya sambil berkelakar.

Produk-produk yang dipasarkan dalam expo ini cukup beragam. Mulai dari makanan berat seperti nasi liwet, sate, ikan bakar, minuman seperti kopi, jamu, dan sinom, serta ada juga jajanan ringan seperti rengginang, donat, dan kripik dengan berbagai varian.

Mewakili pihak penyelenggara, Karim berharap acara ini mampu memberi dampak signifikan terhadap kondisi perekonomian perempuan-perempuan Rembang yang bergerak sebagai para pelaku UMKM.

“Terlebih ini masih masa pandemi ya Mas. Jadi dengan acara ini ya semoga bisa menarik banyak konsumen, terus omset (para peserta Pekan Kuliner Nusantara) bisa naik,” tegasnya.(*)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Komentar

Berita Terkait