oleh

BPBD Siapkan Tim Pemakaman Covid-19 Tingkat Jogo Tonggo Bertahap

Pati, Mitrapost.com – Khayun Fulanun koordinator tim pemulasaran Jenazah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati mengaku pekan ini adalah masa terberat bagi tim pemulasaran jenazah.

Ia menyebutkan jumlah pemakaman jenazah pasien Covid-19 harian di Kabupaten Pati memecahkan rekor tertinggi sebanyak 42 pemakaman.

Bpkad Pati

“Dari 2 bulan terakhir agak kuwalahan dulu kita merintis ada 4 tim se-Kabupaten Pari. Puncak-puncaknya terjadi di bulan Juni jadi pemakaman per hari naik 8 sampai 25. Sampai memecahkan rekor di pertengahan Juni mencapai 42 perhari,” kata Khayun kepada Mitrapost.com, Kamis (24/6/2021).

Baca juga: BPBD Berikan Klarifikasi Terkait Penambahan Anggaran Kekeringan

Sebagai antisipasi, BPBD mulai melatih tim pemakaman covid-19 tingkat desa melalui posko jogo tonggo di setiap wilayah.

Baca Juga :   Formasi Tak Sesuai Usulan, Disdikbud Optimis Kebutuhan Guru di Pati Tercukupi

Khayun menyoroti keberadaan Satgas Jogo Tonggo yang ada saat ini belum optimal, sehingga perlu diberikan skill penanganan pemulasaran jenazah Covid-19.

“Stigma masyarakat negatif, masih ketakutan berlebihan was-was ini yang menghambat pemberdayaan Jogo Tonggo. Kita berikan kemantapan dan kemampuan  secara teknis menghadapi pemakaman covid-19,” terangnya.

Gerakan tim pemakaman Covid-19 tingkat desa ini sudah dimulai di Kecamatan Pati Kota, mengingat permintaan penguburan jenazah berprotokol Covid-19 di wilayah tersebut terhitung tinggi.

Baca juga: Tim Pemakaman BPBD Kuwalahan, Kecamatan Pati Bentuk Tim Pemakaman Tingkat Desa

Sebanyak 29 desa/kelurahan telah diberikan pelatihan pemulasaran jenazah standar Covid-19. Dan beberapa sudah bertugas.

“Yang sudah action di Getaan, Panjunan, Gajahmati, Semampur, Payang untuk menangai kematian Covid-19 secara profesional,” terangnya.

Baca Juga :   Refocusing Anggaran Berimbas Pada Perbaikan Infrastruktur

Untuk insentif tim pemakaman seluruhnya regulasinya diserahkan kepada desa masing-masing melalui kecamatan.

“Itu baru rintisan awal. Kecamatab bagaimanapun juga harus bersinergi dengan kepala desa. Mekanisme insentif lebih ke Pak Camat yang berperan. Mengenai administrasi termasuk dokumentasi. Surat tugas dan surat RS nanti melalui kecamatan,” katanya.

Khayun mengungkapkan, gerakan tim pemakaman covid-19 tingkat Jogo Tonggo ini akan diperluas di seluruh kecamatan, dengan melihat perkembangan situasi tingkat kasus Covid-19 di Kabupaten Pati.(*)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Baca Juga :   Hotel Kencana Jadi Tempat Karantina hingga Pandemi Berakhir

Redaktur: Atik Zuliati

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait