oleh

Rumah Warga Ambrol Akibat Abrasi

Rembang, Mitrapost.com – Ancaman ambrolnya tanggul rumah, sudah dirasakan warga yang tinggal di pesisir Rembang sejak lama. Salah satunya dirasakan oleh Eka warga desa Blimbing, kecamatan Sluke Rembang.

Eka dan keluarga yang mempunyai rumah di tepi laut Rembang, harus menerima kenyataan bahwa tanggul belakang rumahnya ambrol. Terdapat lubang sekitar dua meter akibat serangan dari ombak.

Bpkad Pati

Ia sendiri sudah merasa waswas setiap malamnya dalam setahun terakhir. Pasalnya, ombak yang datang cukup besar dan datang setiap pagi.

“Satu tahun mulai terkikis. Sedikit demi sedikit. Ombaknya datang pas fajar niku,” Beber Ela saat ditemui di rumahnya.

Saat ditanya besaran ombak ia melanjutkan, dapat menjangkau kandang bebek yang ada di rumahnya. Diperkirakan ombaknya mencapai hingga setinggi dua meteran.

Baca Juga :   Tiga Hari Cuaca Buruk, Sejumlah Nelayan Rembang Tak Melaut

Dampak ombak tersebut akan terasa, pasalnya tebing rumahnya tidak dilengkapi dengan border. Berbeda kondisinya jika dibandingkan dengan pantai sebelah timur rumahnya yang sudah dilengkapi dengan border.

“Seringnya Jam empat pagi. Kalau malam kan takut, karena tidak ada border. Jadi sewaktu waktu ombak besar kan langsung pecah tebingnya,” Imbuhnya.

Untuk sampai saat ini, dirinya mengaku belum pernah ada dinas terkait yang melakukan penanganan untuk kejadian yang sering dialaminya. Sebelumnya, dikabarkan bahwa kajian terhadap lingkungan akan dilakukan oleh pihak pemprov pada tahun 2022 mendatang. (*)

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Mila Candra

Komentar

Berita Terkait