oleh

Video : Perum Bulog Pati Akan Salurkan 961 Ton Beras Bansos PPKM

Pati, Mitrapost.com – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Pati akan menyalurkan beras bantuan sosial (Bansos) di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Total beras Bansos yang akan disalurkan di Kabupaten Pati mencapai 961 Ton.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Perum Bulog Pati, Yonas Haryadi Kurniawan kepada Mitrapost.com, Selasa (27/7/2021). Ia menyebutkan bahwa beras bansos ini akan disalurkan kepada sebanyak 96.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Pati.

Bpkad Pati

“Beras bantuan Pemerintah ini akan disalurkan melalui kami (Bulog) kepada total 96 ribu KPM di Pati,” ujarnya.

Masing-masing KPM akan menerima beras bansos sebanyak 10 kilogram. Penerima beras ini adalah KPM Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Baca Juga :   Video : Pantai Karangjahe Kembali Dibuka di Masa Pandemi

Untuk penyalurannya sendiri masih menunggu petunjuk teknis dari Dinas Sosial (Dinsos) dan Bupati Pati. Menurut Yonas, pihaknya telah melakukan koordinasi bersama Dinsos Kabupaten Pati dalam membahas tahap penjadwalan.

Selanjutnya, pihaknya akan meminta perijinan serta melakukan rapat koordinasi dengan Bupati Pati guna membahas rencana penyaluran.

“Tadi pagi, kami telah berkoordinasi dengan Dinsos membahas tentang penjadwalan. Nantinya kami akan lanjut berkoordinasi dan sekaligus merapatkan bersama Bupati,” imbuh Yonas.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa koordinasi ini dilakukan agar penyalurannya lancar, tepat sasaran, dan tidak sembarangan. Sehingga bantuan tersebut akan bermanfaat bagi yang membutuhkan.

Selain itu, Yonas menambahkan jika pihaknya dan Pemerintah akan menyalurkan beras bansos ini ke seluruh desa melalui transporter yang telah ditunjuk sebagai tenaga teknis penyalur bantuan tersebut.

Baca Juga :   Video : Kejari Kudus Amankan Rp 65 Juta dalam OTT Jual Beli Jabatan di PDAM

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait