oleh

Panen Jeruk Pemelo di Gembong Bulan Ini Melimpah, Harga Stabil

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Pati, Mitrapost.com – Warga Desa Bageng Kecamatan Gembong kabupaten Pati nampaknya sedang berbahagia. Hasil panen jeruk pamelo pada panen raya bulan ini meningkat dibandingkan tahun kemarin.

Kenji, petani jeruk pamelo setempat, mengaku tahun ini produksi jeruknya meningkat 20 persen dibanding tahun lalu.

“Kalau pohon yang umurnya dari 7 tahun sampai 20 tahun maksimal bisa menghasilkan 100 hingga 300 butir per 7 bulan,” kata Kenji kepada Mitrapost.com, Kamis (19/8/21).

Menurutnya, musim kemarau tahun ini tak sekering tahun kemarin. Sehingga membuat tanaman jeruk tumbuh baik dan menghasilkan buah yang berkualitas.

Meski demikian, menurutnya faktor cuaca bukan penentu utama keberhasilan panen bulan ini. Pengairan dan pemupukan yang optimal juga menurutnya cukup berperan besar.

Baca Juga :   Wujud Sosial, Hotel Kencana Bandrol Harga Kamar Dibawah Standar untuk Tempat Karantina

Tak hanya produksinya yang meningkat, harga jeruk pamelo tahun ini juga terbilang stabil, yakni di rentang harga Rp17-18 ribu perkilogramnya. Harga ini tak beda jauh dengan tahun 2020.

Permintaan konsumen juga menurut Kenji terjadi peningkatan dibandingkan tahun kemarin. Turunnya level PPKM di berbagai wilayah makin mempermudah para pengepul mendistribusikan jeruk ke luar kota.

“Permintaan banyak sekali, penjualan juga lancar kalau di jeruk. Biasanya kita jual ke kota -kota besar seperti Jakarta Medan, Surabaya, Semarang, dan Bandung,” katanya.

Perlu diketahui jeruk pamelo adalah komoditas pertanian yang bisa berbuah setiap saat tidak tergantung musim. Panen raya tanaman ini kerap terjadi di Bulan Februari dan Agustus.

Baca Juga :   Disdikbud Kabupaten Pati Prioritaskan THK II dalam Perekrutan PPPK 2021

Di Kecamatan Gembong, tanaman ini kebanyakan dijakan tanaman sampingan. Biasanya warga sekitar menanam di pekarangan atau kebun belakang rumah. Kenji sendiri sehari-hari lebih dikenal sebagai pembudidaya tanaman kopi.

Ia mengaku, satu pohon jeruk pamelo miliknya dalam setahun bisa menghasilkan keuntungan rata -rata hingga Rp5-7 juta. (*)

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Mila Candra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar