Rembang, Mitrapost.com – Tak selalu menjadi barang tak berguna, di tangan-tangan kreatif sampah pun bisa menjadi produk bernilai ekonomis. Salah satunya, seorang warga Sumurpule Desa Pandangan Kecamatan Sarang menyulap bungkus kopi menjadi aneka kerajinan tangan.
Dia ialah Sumarni (34), memanfaatkan sampah plastik bungkus kopi berbagai merek di daur ulang menjadi aneka kerajinan tangan. Diantaranya tas, tempat tisu dan tutup galon air mineral, taplak meja, tas laptop dan berbagai macam tas wanita.
Hal ini ia lakukan untuk mengurangi sampah plastik yang kian meningkat. Tak disangka produk daur ulang plastik tersebut memiliki nilai ekonomi yang tinggi di pasarkan.
“Berawal dari melihat sampah plastik kemasan kopi dari warkop-warkop yang bertebaran di jalan jalan dan sekeliling rumah, kemudian kami lipat-lipat dan buat tas wanita. Alhamdulillah berhasil dan coba kami pasarkan kepasaran diminati warga dan kami terus membuat dari satu rumah ke rumah lain” kata sumarni kepada Mitrapost.com, Sabtu (21/08/2021).
Awalnya, Sumarni mencoba membuat kerajinan tangan tas wanita, kemudian berlanjut mencoba produk jenis lainnya.
Mengenai bahan baku Sumarni tidak mengaku ada kendala. Ia mendapatkan bahan dari beberapa pemilik warung di sekitar rumahnya.
“Kami mendapatkan bahan baku tidak mengalami kendala, yakni dengan cara mendatangi warkop warkop yang ada dijalan dan warkop warkop yang ada di sekitar rumah. Kami membeli bahan baku se-Tas besar dengan harga Rp5000 lalu membentuknya menjadi tas dan menjualnya dengan harga Rp20.000,” jelasnya.
Tim Redaksi Khusus Video dan Konten






