Pati, Mitrapost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menyarankan agar kegiatan outing class sekolah-sekolah di Pati menggunakan angkutan desa (Angkudes).
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengatakan bahwa langkah itu dilakukan untuk memberdayakan kembali Angkudes di Bumi Mina Tani. Terlebih, saat ini, penumpang Angkudes terbilang minim.
“Kalau outing class kemarin sudah kita informasikan untuk memberdayakan angkutan desa,” ujar Chandra kepada Mitrapost.com.
Chandra menjelaskan, kondisi jalan untuk mengakses tempat wisata di wilayah Pati dinilai masih sempit, sehingga penggunaan Angkudes lebih memungkinkan jika dibandingkan kendaraan besar, seperti bus.
“Karena posisi tempat-tempat wisata di Kabupaten Pati ini memang hanya memungkinkan adalah angkutan desa, karena jalannya masih sempit semua,” terang dia.
Terkait kebijakan ini, pihaknya meminta angkutan dicek secara rutin agar kondisi kendaraan dipastikan laik jalan.
“Kondisi angkutannya benar-benar dicek, jangan sampai kita melaksanakan program yang baik tapi kondisi angkutannya tidak layak ini kan berpengaruh terhadap keselamatan,” katanya.
Pada April 2026 lalu, Pemkab Pati resmi melarang sekolah, baik jenjang PAUD, SD, hingga SMP, menggelar kegiatan outing class ke luar wilayah Kabupaten Pati. Hal ini bertujuan agar roda perekonomian terus bergerak di tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Pati. (*)

Wartawan Mitrapost.com






