oleh

Pemerintah Pusat Akan Rekrut 2.912 PPPK Guru Untuk Pati

Pati, Mitrapost.com – Pemerintah Pusat memberikan kuota perekrutan 2.912 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru kepada Kabupaten Pati. Saat ini ribuan guru tengah masuk tahapan seleksi PPPK.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Pati Winarto saat ditemui Mitrapost.com selepas menghadiri acara Rapat Koordinasi di Ruang Joyokusumo, Senin (13/9/2021) kemarin.

Bpkad Pati

Winarto menuturkan jumlah guru PPPK ini terbagi dari berbagai guru jenjang sekolahan. Mulai dari guru SD dan SMP yang dibawahi pihaknya serta guru SMA atau sederajat yang dibawahi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.

Untuk guru PPPK yang dibawahi pihaknya mempunyai kuota sebesar 1.762 dengan rincian 1.516 untuk guru SD dan 256 untuk guru SMP. Sedangkan sisa dari 2.912 atau 1.150 merupakan guru PPPK SMA dan sederajat.

Baca Juga :   Pengusaha Kerupuk Tengiri di Pati Peroleh Kenaikan Omzet di Tengah Pandemi

“Pati ini Alhamdulilah untuk mendapatkan data yang kami terima ada 2912 itu PPPK-nya untuk periode ini tahap pertama mulai dari SD, SMP, SMA/SMK. Itu berdasarkan data yang kami terima. Sedangkan untuk yang PPPK Pemkab ada 1762 terdiri dari SD 1516 SMP 256. Nanti mudah-mudahan bisa terpenuhi. Kan ada tahap (perekrutan) 1,2,3,” ungkap Winarto.

“Kalau untuk yang 2919 itu dari pusat. Maksudnya dari pusat ini campuran SD sampai SMA/SMK. Tapi kalau kita coba pisah kita kelola itu guru SD dan SMP ini ada sekian,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Kabupaten Pati kekurangan sebanyak 4 ribu guru. Data ini hanya kekurangan guru SD dan SMP. Belum termasuk guru SMA/SMK.

Baca Juga :   Jika Didapati Penularan Covid-19, Sekolah Dihentikan Tiga Hari

Banyaknya jumlah kekurangan guru ini lantaran banyak guru yang pensiun. Kebanyakan guru yang berstatus aparatur sipil negara (ASN) ini merupakan pengangkatan dari kebijakan SD Inpres yang berlangsung pada zaman Orde Baru.

“Kalau kebutuhan guru kita yah banyak ada sekitar 4000-an, tapi fluktuatif. Karena tiap hari ada yang pensiun dan jumlahnya besar terutama di guru SD,” tandas Winarto. (*)

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait