oleh

Disparpora Beri Pelatihan Keamanan dan Keselamatan Destinasi Wisata

Magelang, Mitrapost.com – Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) beri pelatihan keamanan dan keselamatan destinasi wisata kepada para pengelola, pegiat, dan kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang ada di Kabupaten Magelang.

Kepala Disparpora Kabupaten Magelang Slamet Ahmad husein menerangkan bahwa kegiatan pelatihan ini digelar untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman dalam memberikan pelayanan di lokasi wisata.

Bpkad Pati

Pelatihan ini sangat penting mengingat keamanan dan keselamatan wisatawan yang datang berkunjung merupakan tanggung jawab pelaku usaha wisata.

“Wisata ke Magelang ora ‘ngapoki’ ning ngangeni (tidak membuat kapok tapi malah membuat kangen) itu harus diciptakan,” kata Husein saat membuka Pelatihan Keamanan dan Keselamatan Di Destinasi Pariwisata/ Daya Tarik Wisata di Grand Artos Hotel Magelang, Selasa (21/9/2021).

Baca Juga :   News Grafis : Candi Borobudur Layak Uji Coba

Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para pegiat wisata dalam menjaga kenyamanan dan keselamatan para wisatawan.

Pariwisata menjadi sektor unggulan di Kabupaten Magelang, selain pertanian dan UKM. Pariwisata juga mempunyai peranan penting dalam memajukan untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dan membuka lapangan kerja. Dimana saat ini, jumlah destinasi wisata di Kabupaten Magelang mencapai 200 lebih.

Untuk menciptakan kesan positif kepada wisatawan, salah satu faktor yang harus diperhatikan juga adalah keamanan dan keselamatan wisatawan. Jika wisatawan merasa aman selama di lokasi wisata, tidak akan menutup kemungkinan mereka akan datang kembali ke Magelang.

Untuk itu, Husein berharap wisata di Kabupaten Magelang juga diharapkan tetap memperhatikan aspek melindungi nilai nilai budaya, agama, dan kelestarian alam.

Baca Juga :   1,25 Ton Buah Segar Dibagikan Dispertan Kepada Para Nakes

“Prinsip ini, dengan memperhatikan aspek lingkungan sosial budaya serta ekonomi agar pariwisata tetap dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” papar Husein.

Ditambahkan Husein, Candi Borobudur yang ditetapkan sebagai destinasi wisata super prioritas menjadi peluang yang harus dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh pelaku wisata di Kabupaten Magelang.

Karena proyeksi nanti setelah semua infrastruktur jadi sekitar 24 juta/tahun wisatawan akan masuk ke Magelang. Untuk itu dibutuhkan pengembangan kekuatan dan daya potensi pengelola destinasi wisata di Kabupaten Magelang.

“Saya berpesan untuk tetap memenuhi Prokes dalam menerapkan pariwisata berkelanjutan di era pandemi ini,” tegasnya.

Kegiatan Pelatihan Keamanan dan Keselamatan Di Destinasi Pariwisata/ Daya Tarik Wisata ini digelar hingga tiga hari ke depan 21-23 September 2021. Materi pelatihan berupa manajemen keamanan dan keselamatan destinasi diikuti oleh 40 peserta dengan narasumber 9 orang dari unsur pemerintah, praktisi dan akademisi. (*)

Baca Juga :   Puluhan Pengungsi Merapi dari Desa Keningar Pulang Pemukiman

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait