oleh

Serapan APBN di Pati Capai 69 Persen Pada Triwulan III, Belanja Pegawai Rp315 Miliar

Pati, Mitrapost.com – Serapan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) di Bumi Mina Tani sudah mencapai 69,78 persen atau senilai Rp1,1 triliun pada triwulan ke-tiga. Pemerintah Pusat menganggarkan, sebanyak Rp1,5 triliun kepada Kabupaten Pati pada tahun ini.

Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kabupaten Pati Marno menjelaskan, dalam hal realisasi anggaran yang dikelola oleh KPPN Pati tersebut terperinci ke dalam empat jenis belanja.

Pbb - Mitrapost.com

Banner Bphtb - Mitrapost.com

Diantaranya belanja pegawai, belanja barang, belanja modal dan belanja sosial serta dana transfer. Belanja pegawai Kabupaten dari APBN 2021 sudah mencapai 76,92 persen atau Rp315,8 miliar.

“Belanja pagawai pagu anggarannya Rp410,6 miliar. Sedangkan untuk belanja barang terserap Rp106,5 miliar atau 64,87 persen, dari pagu Rp164,3 miliar,” jelas Marno saat diwawancarai di Pendopo Kabupaten Pati, Jum’at (15/10/2021) kemarin.

Baca Juga :   Awal Tahun Angka Kecelakaan di Pati Tinggi, Dewan: Perlu Bijak Berkendara

Sedangkan anggaran untuk belanja modal sudah terserap Rp20,9 miliar atau 51,5 persen, dari pagu Rp40,5 miliar atau 51,5 persen, dari pagu Rp40,5 miliar. Serta dana transfer mencapai Rp608,2 miliar atau 68,34 persen, dari pagu sebesar Rp890 miliar.

Marno mengungkapan, kehadiran APBN di tengah pandemi Covid-19 sangat membantu pemerintah daerah serta masyarakat setempat. APBN diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat, serta mengurangi dampak pandemi bagi masyarakat yang rentan, dan tanpa mengurangi sisi akuntabilitas. Adapun, penyerapan anggaran yang tinggi menjadi tuntutan bagi pengelola anggaran APBN.

Ia pun yakin, serapan APBN di Kabupaten Pati pada tahun 2021 ini atau hingga triwulan keempat dapat mencapai target yang telah ditentukan. Pihaknya menargetkan serapan APBN di Kabupaten Pati mencapai 95 persen.

Baca Juga :   Jaga Kamtibmas, Satpol PP Pati Terima Aduan Lewat Aplikasi

“Target tersebut bertujuan untuk mendorong dan mendukung akselerasi bangkitnya ekonomi. Serta semoga pandemi Covid-19 cepat berlalu dan kondisi perekonomian segera stabil,” pungkasnya. (*)

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait